
PURBALINGGA, SUDUTNALAR.com — Sejumlah wahana dan fasilitas baru hadir di Owabong Waterpark Purbalingga pada tahun 2026. Pembaruan tersebut menjadi bagian dari upaya pengelola untuk terus mengembangkan objek wisata dan menarik minat pengunjung.
Salah satu wahana yang hadir pada tahun ini adalah Dragon Water Coaster. Wahana tersebut merupakan seluncuran air dengan bentuk naga. Lintasannya memiliki panjang sekitar 150 meter dengan beberapa kelokan. Setelah meluncur, pengunjung akan sampai di samping kolam ombak.

Pembaruan Owabong tidak hanya dilakukan melalui penambahan Dragon Water Coaster. Pengelola juga menambah dan memperbarui beberapa fasilitas, seperti playground, toilet, musala, ruang ganti, kamar mandi, gazebo, dan peluasan tempat parkir. Akses masuk juga mengalami perubahan. Pintu yang sebelumnya digunakan sebagai pintu keluar kini berfungsi sebagai pintu masuk.
Budi Anggoro mengatakan bahwa pembaruan tersebut menjadi bagian dari pengembangan Owabong. Ia menilai tempat wisata harus menghadirkan sesuatu yang baru agar terus berkembang.
“Namanya tempat wisata kan harus inovatif, kreatif,” kata Budi.
Respons pengunjung terhadap wahana baru juga dinilai baik. Budi mengatakan pengunjung memberikan respons positif terhadap pembaruan yang telah dilakukan pengelola.
“Responnya bagus,” ujar Budi.
Kunjungan wisatawan ke Owabong juga terus meningkat, terutama saat musim liburan atau weekend. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari Purbalingga dan Purwokerto, tetapi juga dari daerah lain seperti Tegal dan Pemalang. Bahkan, wisatawan dari Bandung dan Jakarta turut berkunjung.
Untuk menarik pengunjung, pengelola melakukan promosi secara online dan offline, termasuk melalui media sosial dan berbagai promo.
Tiket masuk Owabong dibanderol Rp25.000 pada Senin–Jumat dan Rp35.000 pada Sabtu, Minggu, serta tanggal merah. Beberapa wahana dan fasilitas dikenai biaya tambahan Rp15.000.

Ramainya pengunjung memberikan dampak bagi masyarakat sekitar. Masyarakat setempat dapat terlibat dalam aktivitas di kawasan Owabong, seperti menjadi petugas parkir dan berjualan di tempat wisata.
Pengembangan Owabong akan terus dilakukan pada tahun-tahun berikutnya. Budi mengatakan pengelola memiliki program untuk menambah wahana baru setiap tahun.
“Itu sudah menjadi kewajiban kami. Satu wahana tambahan setiap tahun. Itu program,” kata Budi.
Penulis : Evi Alviyah
Editor : Silvi Ayu Wulandari
