
Purwokerto, 12 September 2026 – Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed kembali menghadirkan kegiatan Kelas Bahasa Isyarat sebagai bentuk perwujudan inklusivitas. Kelas Bahasa Isyarat merupakan salah satu program kerja dari Departemen Keilmuan yang dimulai dengan pembekalan, kelas intensif, hingga penutupan. Dalam kegiatan ini, peserta belajar langsung dengan teman tuli dari Batir Isyarat Banjoemas untuk mengenal dan memahami dasar-dasar bahasa isyarat.
Kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ruang untuk mempelajari abjad dasar dan etika berkomunikasi, melainkan menjadi kesempatan bagi peserta untuk meningkatkan kepekaan sosial. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bahwa komunikasi tidak selalu bergantung pada suara dan kata-kata. Pada saat kelas intensif, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan langsung sejumlah kata dan ungkapan sehari-hari dalam bahasa isyarat.
Kelas Bahasa Isyarat menjadi salah satu bagian dari upaya Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed dalam menumbuhkan kepedulian terhadap teman tuli. Pemahaman mengenai bahasa isyarat kemudian diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka.
Lebih dari sekadar belajar bahasa, kegiatan ini memperlihatkan bahwa menciptakan lingkungan inklusif dapat dimulai dari hal sederhana, seperti belajar memahami cara orang lain berkomunikasi. Dengan adanya kegiatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya membawa pulang pengetahuan baru, tetapi juga perspektif bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk didengar, dipahami, dan dilibatkan dalam lingkungan sosial.
Editor: Iin Insyiroh
