Selasa, 29 September 2026

Sumber: https://www.instagram.com/suvarna_village?stkn=aTg1b2ExMDQweWlw
BANYUMAS, SUDUTNALAR – Survana Village merupakan kawasan hunian yang dikembangkan di lokasi Wiradadi, Kalikidang, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Kawasan ini dikembangkan sebagai salah satu kawasan hunian di wilayah tersebut.
Pihak pengembang memutuskan membangun Survana Village di lokasi tersebut karena dinilai memiliki potensi, baik dari sisi kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal maupun perkembangan kawasan di sekitarnya. Pemilihan lokasi ini juga mempertimbangkan aspek aksesibilitas, kondisi lingkungan, serta peluang pengembangan jangka panjang.
Pengembangan kawasan ini menyediakan unit hunian bagi masyarakat. Keberadaan kawasan hunian ini diperkirakan akan memengaruhi aktivitas ekonomi dan infrastruktur di sekitarnya. Menyikapi perubahan perilaku konsumen, Survana Village kini beralih ke strategi pemasaran digital. Langkah ini diambil karena calon konsumen saat ini cenderung mencari informasi properti melalui internet dan media sosial sebelum mengunjungi lokasi secara langsung.
“Pemasaran digital memungkinkan informasi disampaikan secara lebih cepat, luas, dan interaktif,” ujar Syam selaku perwakilan pengelola. Melalui pendekatan ini, masyarakat dapat melihat kondisi rumah, perkembangan pembangunan, harga, serta berkomunikasi dengan tim pemasaran tanpa harus datang langsung ke lokasi.
Berbagai platform digital dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi, antara lain Instagram, Facebook, TikTok, WhatsApp, Google, dan situs web resmi. Informasi yang disebarluaskan meliputi foto, video, perkembangan konstruksi, dan harga unit. Strategi ini melibatkan sejumlah pihak, mulai dari manajemen pengelola, tim pemasaran, admin media sosial, hingga tim desain dan produksi konten. Setiap unsur memiliki peran masing-masing, mulai dari penyusunan materi hingga komunikasi langsung dengan calon konsumen.
Dalam pelaksanaannya, pengelola berkomitmen menjaga keakuratan informasi yang dipublikasikan, terutama terkait harga, spesifikasi, fasilitas, dan ketersediaan unit. Untuk menjamin keamanan, data calon konsumen dikelola secara terbatas dan tidak disebarluaskan tanpa dasar yang jelas.
Proses transaksi pun dirancang untuk tetap mengutamakan prosedur resmi, kelengkapan dokumen, serta penggunaan rekening atau mekanisme pembayaran yang telah ditetapkan pengelola. Transformasi ini membuka peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus membangun komunikasi yang lebih cepat dan berkelanjutan dengan calon pembeli.
Langkah Survana Village ini mencerminkan tren yang lebih luas di industri properti Indonesia. Pemasaran digital kini menggeser metode konvensional yang sebelumnya mengandalkan brosur, spanduk, dan pameran. Konsumen dapat melakukan pencarian, perbandingan, konsultasi, hingga memantau perkembangan proyek secara daring.
Reporter: Zakia Indah Pratiwi
Editor: Firdaus Novri Alamsyah
