SudutNalar, 14 September 2026

Penampakan gerobak dan sajian Siomay Rio 88 lengkap dengan bumbu kacang di kawasan kampus Unsoed, Purwokerto. (Sumber foto: Dokumentasi Pribadi)
PURWOKERTO, SudutNalar—Menemukan jajanan yang pas untuk mengganjal perut di sela kesibukan kuliah menjadi agenda harian yang tak terlewatkan bagi mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Di kawasan kampus ini, ada satu kuliner kaki lima yang konsisten memikat lidah para mahasiswa, yakni Somay Rio 88.
Menempati titik strategis di sekitar area kampus, gerobak sederhana milik Pak Imam ini hampir selalu ramai dikunjungi pembeli. Dalam sehari, gerobak tersebut mampu menghabiskan sekitar 350 hingga 400 biji siomay, dengan mahasiswa mendominasi sebagian besar pelanggannya.
Harganya sangat ramah di kantong mahasiswa. Pembeli dapat memilih variasi satuan seharga Rp1.000 per biji, porsi hemat Rp5.000, atau porsi komplit seharga Rp10.000.
Daya tarik utama Somay Rio 88 terletak pada kualitas rasa. Perpaduan adonan yang empuk bersanding sempurna dengan siraman bumbu kacang khas yang pekat. Karakteristik rasa yang kuat membuat jajanan ini cepat akrab di lidah para pencinta kuliner kampus.
Hal tersebut diakui oleh Nabhan Nuha, mahasiswa Farmasi Unsoed angkatan 2025, yang menilai racikan siomay ini memiliki keunggulan tersendiri pada bumbunya.
“Rasanya benar-benar enak, terutama bumbu kacangnya yang sangat kental atau medok di lidah,” ungkap Nabhan setelah mencicipinya (14/09/2026).
Dengan harga bersahabat dan bumbu kacang yang pekat, Somay Rio 88 buatan Pak Imam membuktikan bahwa jajanan kaki lima di sudut kampus Unsoed selalu punya tempat spesial untuk memuaskan penikmatnya.
Penulis: Indra Syahdan Ngatik
Editor: Ardita Nadine Aulya
