Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Slamet Rohmadi Menolak Menyerah pada Usia Lewat Kayuhan Sepeda

Posted on Oktober 9, 2026 by shafrifa aulia

Penulis: Silvi Ayu Wulandari| sudutnalar.com, 8 Oktober 2026

Slamet Rohmadi bersama sepeda tua miliknya
(Foto: Dok. Silvi Ayu Wulandari)

PURWOKERTO, SUDUTNALAR – Setiap hari pukul tujuh pagi, arus lalu lintas Kota Purwokerto mulai dipadati oleh hiruk-pikuk mobilitas warga, Slamet Rohmadi (70) sudah mengayuh sepeda tua miliknya menembus jalanan kota. Warga Desa Karangklesem, RT 01 RW 08, Kecamatan Purwokerto Selatan ini rutin menempuh jarak sejauh 8 kilometer dari rumahnya menuju kawasan Purwokerto Timur untuk bekerja. Dengan total jarak perjalanan pulang-pergi mencapai 16 kilometer setiap hari, pria berusia 70 tahun tersebut selalu menjalani perannya sebagai penjaga dan pekerja harian di sebuah indekos.

Perjalanan lintas wilayah dari Purwokerto Selatan menuju Purwokerto Timur tersebut rutin ia jalani dengan menghabiskan waktu sekitar 45 menit kayuhan sepeda untuk satu kali perjalanan. Di usianya yang telah lanjut, Slamet memilih untuk terus aktif bekerja ketimbang hanya berdiam diri di rumah. Bagi Slamet, menjaga tubuh tetap bergerak adalah cara menjaga kesehatan dan kebugaran di usia tua.

​”Dari rumah saya di Karangklesem sampai ke tempat kerja di Purwokerto Timur itu menempuh jarak sekitar 8 kilometer. Setiap hari berangkat jam 7 pagi, pulang sore, mengayuh sepeda kira-kira 45 menit,” tutur pria kelahiran 1956 tersebut saat diwawancarai di tempat kerjanya.

​Sepeda ontel tua yang menemaninya setiap hari bukanlah barang baru. Alat transportasi tepercaya itu telah menjadi saksi bisu perjuangannya sejak anak sulungnya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Kini, anak sulungnya tersebut telah tumbuh dewasa dan berusia 45 tahun, namun sepeda tua itu tetap kokoh mengantarnya mengais rezeki sehari-hari. Kendaraan sederhana ini menyimpan banyak kenangan dan terus menjadi andalannya untuk menembus jalanan Purwokerto.

​Sebelum dipercaya mengurus dan merawat rumah indekos, Slamet memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia pertukangan dan konstruksi bangunan. Sejak tahun 1982, Pak Slamet telah bekerja ikut bersama seorang kontraktor. Hubungan kerja yang didasari rasa saling percaya dan kejujuran tersebut bertahan hingga puluhan tahun. Ketika sang majikan mendirikan bangunan indekos pada tahun 2012, ia dipercaya penuh untuk merawat serta menjaga operasional tempat tersebut hingga saat ini.

​Bahkan ketika sang pemilik indekos meninggal dunia pada masa pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu, amanah tersebut tidak goyah. Pihak keluarga mendiang pemilik indekos tetap memercayakan pengelolaan harian tempat tinggal tersebut kepada Pak Slamet. Bagi belasan penghuni yang tinggal di sana, ia berdedikasi penuh merawat, membersihkan, dan menjaga lingkungan tempat tinggal mereka setiap hari.

Kehidupan pribadi kakek dari 11 cucu ini juga diwarnai dengan kemandirian yang tinggi. Sejak sang istri meninggal dunia empat tahun lalu, Pak Slamet memilih untuk tidak bergantung secara finansial kepada keempat anaknya yang seluruhnya telah berkeluarga dan mandiri. Bahkan pada hari Minggu saat jadwal libur bekerja, ia tetap melakukan aktivitas fisik dengan mengolah kebun kecil di dekat pemukimannya.

Menurutnya, pilihan untuk tetap bekerja di usia 70 tahun didasari oleh keinginan untuk menjaga kebugaran tubuh serta menghindari kejenuhan di rumah. Ia menyadari batas kemampuan fisiknya yang tidak lagi memungkinkan untuk melakukan pekerjaan konstruksi berat seperti masa mudanya.

​”Daripada nganggur di rumah, selagi masih bisa kerja dan sehat, kenapa tidak? Kalau kerja bangunan yang berat-berat memang saya sudah tidak mampu lagi. Tapi kalau mengayuh sepeda dan merawat kos, saya senang jalani setiap hari,” pungkas Slamet Rohmadi.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme