OLEH-LINDA AGUSTRIANA
EDITOR-SAHNA NAELY YAZIDA
SELASA, 15 SEP 2026

PURWOKERTO, sudutnalar.com. Sanggar Kira Menari Studio and Manajemen (SKM) menjadi salah satu wadah pelestarian budaya tari yang berkembang di wilayah Banyumas. Sanggar ini menghimpun anak-anak hingga orang dewasa untuk belajar berbagai tarian tradisional Indonesia, mulai dari gerak dasar hingga tarian daerah dari Sabang sampai Merauke.
Salah satu pengelola sanggar mengatakan bahwa pada awal berdirinya, kegiatan sanggar hanya berfokus pada event-event besar, baik di Banyumas maupun di luar Banyumas. Kini, seiring berjalannya waktu, jumlah murid yang bergabung terus bertambah.
“Awal mulai berdirinya di tanggal 5 April 2024, itu baru sanggar event, belum sanggar yang buat umum. Peresmian Sanggar Kira Menari Studio and Manajemen itu di tanggal 6 Desember 2025. Awal mulai sanggar ini hanya baru menangani event-event besar, contohnya event di Banyumas atau di luar Banyumas. Sekarang sudah ada banyak murid-murid yang ikut sanggar,” ujar pengelola sanggar.
Menurutnya, tujuan utama pendirian sanggar ini bukan sekadar untuk mengisi acara atau event, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya Indonesia sekaligus sarana mendidik generasi muda.
“Tujuan utama saya mendirikan sanggar ini karena saya ingin melestarikan budaya Indonesia agar lebih dikenal banyak orang, dan ingin memberikan ilmu kepada anak-anak nantinya,” jelasnya.
Dalam proses belajarnya, murid-murid sanggar terlebih dahulu diperkenalkan pada gerak-gerak dasar tari, seperti ngiting dan mendak, sebelum mempelajari tarian yang lebih kompleks. Materi yang diajarkan pun tidak terbatas pada satu daerah saja, melainkan mencakup berbagai tarian dari seluruh Nusantara.
“Mensosialisasikan sanggar saya ke sekolahan dan ke masyarakat, memberikan informasi yang menarik untuk dikunjungi oleh orang-orang,” ujarnya.
Tidak hanya berhenti pada lingkup lokal, Sanggar Kira Menari juga memiliki cita-cita besar untuk membawa nama sanggar hingga ke kancah internasional.
“Menjadi sanggar go internasional,” pungkasnya.
Dengan terus bertambahnya jumlah murid dan semakin luasnya jangkauan sosialisasi, Sanggar Kira Menari Studio and Manajemen diharapkan dapat menjadi salah satu wadah yang konsisten menjaga kelestarian budaya tari Indonesia, sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda maupun masyarakat luas.
