Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Relokasi Pasar Kroya, Pedagang Hadapi Dampak Ekonomi

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by zulfa izaz
Sumber: Dokumen Zulfa Izaz Mudasir

CILACAP, SUDUTNALAR – Kebakaran yang melanda Pasar Kroya, Kabupaten Cilacap, pada 23 Desember 2021 membuat aktivitas perdagangan masyarakat berubah. Setelah kebakaran, para pedagang harus berpindah ke sejumlah lokasi untuk tetap menjalankan usahanya, salah satunya di kawasan Terminal Kroya.

Perpindahan tersebut tidak hanya mengubah tempat pedagang berjualan, tetapi juga memberikan dampak terhadap kondisi ekonomi mereka. Pedagang harus menyesuaikan kembali aktivitas perdagangan, mulai dari mendapatkan barang dagangan hingga menghadapi perubahan jumlah pembeli dan pendapatan.

Salah seorang pedagang sayuran yang kini berjualan di kawasan Terminal Kroya, Amin, mengatakan bahwa relokasi membuat aktivitas berdagang menjadi berbeda dibandingkan ketika masih berjualan di Pasar Kroya.

“Setelah pindah ke sini memang ada beberapa perubahan. Salah satunya untuk mendapatkan barang dagangan. Kalau sayuran, kan harus datang setiap hari. Sekarang jaraknya terasa lebih jauh, jadi waktu dan biaya untuk mengambil barang juga bertambah,” kata Amin.

Menurutnya, kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap biaya operasional. Sayuran yang menjadi barang dagangan utama harus tetap tersedia setiap hari, sehingga pedagang tidak dapat mengurangi frekuensi pengambilan barang meskipun biaya transportasi meningkat.

“Sayuran tidak bisa disimpan terlalu lama. Jadi setiap hari harus mengambil barang. Kalau biaya angkutnya bertambah, otomatis keuntungan yang didapat juga berkurang,” ujarnya.

Selain biaya operasional, Amin mengatakan jumlah pembeli setelah relokasi juga tidak seramai ketika dirinya masih berjualan di Pasar Kroya. Kondisi tersebut membuat pendapatan yang diperoleh setiap hari ikut mengalami perubahan.

“Kalau pembeli sekarang tidak seramai dulu. Kadang barang dagangan masih tersisa, padahal besok harus mengambil barang lagi. Jadi saya harus pintar-pintar mengatur barang supaya tidak banyak yang terbuang,” katanya.

Menurut Amin, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi pedagang selama berjualan di lokasi relokasi. Pedagang harus tetap mengeluarkan modal untuk membeli barang, sementara jumlah penjualan tidak selalu stabil.

Meskipun demikian, Amin tetap bertahan berjualan karena usaha tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Ya tetap dijalani karena ini pekerjaan kami. Mau tidak mau harus bertahan sampai pasar yang baru selesai,” tuturnya.

Setelah hampir lima tahun sejak kebakaran, pembangunan kembali Pasar Kroya kini mulai mendekati penyelesaian. Pembangunan pasar tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 72 persen pada September 2026 dan ditargetkan rampung pada akhir November 2026.

Kondisi tersebut menjadi harapan baru bagi pedagang yang selama ini menjalankan usaha di lokasi relokasi. Amin berharap setelah Pasar Kroya selesai direnovasi, para pedagang dapat kembali berjualan di tempat yang lebih layak dan aktivitas perdagangan kembali ramai.

“Harapannya nanti kalau pasar sudah selesai, kami bisa kembali berjualan di sana. Semoga pembelinya lebih ramai, biaya operasional bisa lebih ringan, dan pendapatan juga bisa meningkat lagi,” kata Amin.

Bagi pedagang, kembalinya aktivitas perdagangan ke Pasar Kroya bukan hanya tentang mendapatkan tempat berjualan yang baru. Hal tersebut juga menjadi harapan untuk memulihkan kondisi ekonomi pedagang yang selama ini terdampak oleh kebakaran dan relokasi.

Penulis: Zulfa Izaz Mudasir

Editor: Rasya Putra Agusti

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme