Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Ramah di Kantong, Basreng Chili Oil Jadi Tren Jajanan Baru di Desa Kuta

Posted on September 15, 2026September 15, 2026 by Hanunah Mumtaz

Basreng chili oil. (Foto: Pinterest)

PEMALANG — Inovasi jajanan kekinian itu tidak melulu berpusat di perkotaan. Di Desa Kuta, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, sajian Basreng Chili Oil sukses memikat lidah warga dan menjelma menjadi tren kuliner baru.

Jajanan yang diproduksi di warung sederhana milik Marwati yang akrab disapa Mba Mang ini berhasil mendobrak stereotip basreng yang umumnya identik dengan tekstur keras dan garing. Alih-alih digoreng garing, basreng di sini disajikan dengan cara digoreng basah yang menghasilkan tekstur lembut dan kenyal. Pembeli bahkan boleh memilih tingkat kematangan sesuai selera, mulai dari basah hingga kering renyah.

Kekayaan tekstur tersebut disempurnakan dengan siraman chili oil melimpah yang berpadu kuat dengan irisan daun jeruk segar. Kehadiran menu ini sekaligus membuktikan adaptasi cepat pelaku UMKM terhadap tren kuliner masa kini. Basreng chili oil sejatinya merupakan hasil perkawinan silang antara camilan khas Sunda era 1980-an dengan cocolan pedas asal Tiongkok, yang popularitasnya meledak di media sosial dan kini disesuaikan dengan lidah lokal.

Menariknya, tampilan bumbu merah pekat yang biasa diidentikkan dengan rasa pedas dan panas yang luar biasa itu ternyata sama sekali tidak menyiksa pencernaan.

“Bumbunya memang merah banget dan chili oil-nya melimpah, tapi pedasnya itu pedas nikmat. Saya yang kebetulan ada sering (kumat) asam lambung dan tidak bisa makan pedas, tapi saya tidak apa-apa saat makan ini, perut sama sekali tidak terasa panas,” ungkap Anika, salah satu pelanggan setia.

Strategi harga yang sangat merakyat juga menjadi alasan utama tingginya antusiasme pembeli. Konsumen bisa membeli jajanan ini mulai hanya Rp2.000. Jika membeli seharga Rp10.000, porsi yang didapatkan sudah sangat memuaskan.

Tingginya antusiasme warga terhadap Basreng Chili Oil ini paling terasa setiap sore hari, terutama di kalangan anak-anak desa setempat.

“Kalau sehabis Asar, warung pasti langsung dirubung sama bocah-bocah yang baru bubar mengaji. Makanya kadang bikin agak lama kalau harus mengantar pesanan ke luar,” ujar Marwati saat berbincang santai sembari menyiapkan pesanan, Kamis (10/9).

Marwati juga menyediakan kemudahan akses pemesanan bagi pelanggan yang enggan mengantre di warung melalui WhatsApp. Pembeli cukup mengirimkan pesan, dan hidangan akan diantar langsung sampai ke depan pintu tanpa tambahan ongkos kirim khusus pengiriman area desa.

Kombinasi rasa yang bersahabat di perut, harga super ekonomis, serta kepraktisan order via WhatsApp ini menjadikan Basreng Chili Oil ala Desa Kuta sebagai jajanan lokal yang wajib direkomendasikan.

Reporter: Fauzan Haris Wiarso | Editor: Handaru Arya Adhyasta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme