Jumat, 11 September 2026

Ayam Geprek Indomie di Mr Chicken, kawasan Grendeng, Purwokerto. (Foto: Bagus Windu Aji)
Purwokerto, Sudutnalar.com — Satu porsi nasi, indomie goreng, dan ayam geprek disiram sambal bawang beraroma daun jeruk kini jadi menu buruan di Mr Chicken, tempat makan di kawasan Grendeng, Purwokerto. Menariknya, seporsi ayam geprek indomie ini dibanderol Rp18.000 saja, jauh lebih murah dibanding ayam geprek yang dijual terpisah dari nasi dan mie di tempat lain.
Sebagai perbandingan, di warmindo pada umumnya harga nasi dengan ayam geprek saja berkisar Rp10.000–Rp20.000, belum termasuk mie instan yang biasanya dihitung terpisah dengan tambahan Rp3.000–Rp10.000. Artinya, jika dibeli secara terpisah, total pengeluaran untuk kombinasi serupa bisa mencapai Rp13.000–Rp30.000.
Bedanya dari geprek kebanyakan ada di sambalnya. Bukan sambal bawang biasa, racikan di Mr Chicken diberi tambahan daun jeruk yang bikin aromanya lebih segar begitu sambal menyentuh ayam panas. Rasa pedas gurihnya pun menyatu langsung dengan indomie goreng dan nasi dalam satu wadah, bukan disajikan terpisah seperti geprek pada umumnya. Pemilihan varian indomie pun dapat disesuaikan dengan selera pembeli.
Uniknya lagi, menu ini sebenarnya bukan produk yang direncanakan dari awal, melainkan muncul dari kebiasaan pembeli.
“Ya karena di sini kan emang jualan mie seperti warmindo, berhubung banyak yang minta ayam gepreknya jadi topping, jadi sekalian dimasukkan ke dalam menu,” ujar Deny, salah satu karyawan Mr Chicken.
Mr Chicken berlokasi di Jl. Kampus No. 603, Brubahan, Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tempat makan ini buka mulai pukul 08.00 hingga 03.00 dini hari, menjadikannya salah satu pilihan makan yang bisa diandalkan bahkan saat larut malam.
Penulis: Bagus Windu Aji
Editor: Aziz Syaifulloh
