Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Perlon Muludan Pekuncen, Tradisi Leluhur yang Tetap Terjaga

Posted on September 16, 2026September 18, 2026 by zulfa izaz
Anak cucu Banokeling beristirahat di Balai Malang kompleks Makam Kiai Banokeling, Pekuncen, Banyumas. (Sumber: Dok. Suara Merdeka)

BANYUMAS, sudutnalar.com – Tradisi perlon muludan masih terus dijaga oleh masyarakat Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Tradisi yang dilaksanakan setiap bulan Mulud tersebut menjadi salah satu bentuk upaya masyarakat dalam mempertahankan adat peninggalan leluhur.

Masyarakat mengikuti kegiatan dengan berjalan kaki dari Desa Pekuncen menuju Adipala sembari membawa bahan makanan yang akan digunakan untuk kegiatan syukuran. Tradisi tersebut tidak hanya diikuti oleh warga setempat, tetapi juga masyarakat dari desa lain yang turut meramaikan rangkaian kegiatan.

Salah satu warga yang mengikuti kegiatan tersebut, Bapak Marso, menjelaskan bahwa Perlon Muludan merupakan tradisi yang sudah dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat. Menurutnya, acara tersebut menjadi bagian dari adat yang perlu terus dijaga keberadaannya agar tidak punah.

β€œIni merupakan naluri adat dari nenek moyang yang masih dijaga sampai sekarang. Selain menjaga tradisi, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin kerukunan antarwarga,” ujar Marso.

Tradisi Perlon Muludan yang rutin digelar setiap bulan Mulud ini menjadi simbol kebersamaan warga. Selain mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Kebersamaan yang terjalin dalam perjalanan maupun kegiatan syukuran menjadi nilai penting yang terus dipertahankan oleh masyarakat Pekuncen.

Bagi masyarakat setempat, keberadaan tradisi Perlon Muludan bukan hanya sekadar kegiatan adat, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya yang perlu dikenalkan dan dijaga agar tetap berlangsung di masa mendatang.

Penulis: Yulia Avriani

Editor: Zulfa Kamila O

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme