
(Sumber: AI dan ChatGPT: Menelusuri Perkembangan Teknologi Kecerdasan Buatan)
BANYUMAS, SUDUTNALAR- Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dinilai sudah sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi ini kini banyak digunakan masyarakat, terutama untuk mencari informasi dengan cepat dan efisien. Salah satu mahasiswa teknik informatika di Banyumas, Jawa Tengah, menuturkan bahwa kemajuan AI dapat dilihat dari dua aspek utama. “Bisa dilihat dari seberapa cepat dan seberapa tepat jawaban yang diberikan oleh AI,” ujarmya. Menurutnya, jawaban yang diberikan AI sudah cukup akurat. Namun, ia mengakui bahwa informasi dari AI tetap perlu dicek kembali karena tidak selalu 100 persen tepat. “Jawaban yang diberikan AI sudah cukup akurat, namun memang perlu dicek kembali,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja AI adalah dari seberapa jelas perintah yang diberikan kepada AI. “AI terkadang salah dalam memahami perintah yang kita berikan. Tidak selalu, kalua kita memberikan perintah dengan jelas biasanya AI akan memberikan jawaban dengan baik,” paparnya.Â
Di sisi lain, ia menyoroti bahwa AI memiliki keunggulan dalam hal kecepatan. “AI dapat memberikan informasi dengan lebih cepat,” tuturnya. Namun, kecepatan ini harus diimbangi kejelasan instruksi dari pengguna agar hasil yang diperoleh optimal. Dalam konteks akademik, AI dinilai dapat memberikan manfaat besar bagi kalangan mahasiswa. “AI dapat membantu mahasiswa untuk mencari informasi, membuat rangkuman, dan lain-lain,” ujarnya. Berbagai tugas akademik kini dapat dibantu dengan teknologi ini, mulai dari riset hingga penyusunan materi. Meski demikian, ia melihat masih ada ruang untuk pengembangan AI di masa depan. “AI dapat dikembangkan agar bisa lebih mudah memahami konteks,” sarannya. Dengan memahami konteks yang lebih baik, AI diharapkan dapat mengurangi kesalahan dalam memproses perintah pengguna.
Sebagai seseorang yang berkecimpung di bidang teknologi, ia optimis bahwa AI akan semakin berkembang dan lebih banyak digunakan lagi. “Sebagai mahasiswa teknik informatika, mnurut saya AI semakin berkembang dan lebih banyak digunakan lagi,” pungkasnya. Di tengah pesatnya adopsi AI, para pengguna diharapkan tetap kritis dan memverifikasi informasi yang diperoleh dari teknologi ini, terutama untuk keperluan akademik dan professional.
Reporter: Aila Fikrotun Nida
Editor: Clariska Nareswari
