Penulis: Dava Hanif Ilyasa | Editor: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Profil | Minggu, 20 September 2026 | 19.00 WIB

Khamali saat mengikuti rapat bersama tim.
(Foto: Dok. Khamali).
PURWOKERTO – Sudutnalar.com, Khamali menempuh perjalanan karier yang tidak dibangun dalam satu bidang saja. Berawal sebagai karyawan di sektor asuransi dan perbankan, ia kemudian melewati berbagai posisi hingga dipercaya memimpin perusahaan. Pengalaman tersebut membawanya menekuni bidang pengembangan perumahan sebagai Direktur Operasional dan SDM di PT Sumber Rejeki Mudatama.
Pria kelahiran Banyumas, 30 Mei 1980, ini merupakan lulusan Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Wijayakusuma Purwokerto pada Program Studi Manajemen. Sebelum terjun lebih jauh ke dunia properti, Khamali sempat menjadi asisten dosen, bekerja di bidang asuransi dan perbankan, hingga menduduki sejumlah posisi manajerial.
Beragam pengalaman tersebut menjadi bekal yang saling melengkapi dalam perjalanan kariernya. Ia pernah bekerja sebagai Relationship Manager di Bank Danamon Indonesia Cabang Purwokerto, kemudian menduduki beberapa posisi manajerial di perusahaan asuransi. Pengalaman kepemimpinan juga diperolehnya ketika dipercaya menjadi direktur perusahaan yang bergerak di bidang layanan kesehatan.
Keterlibatannya dalam pengembangan perumahan bermula dari sebuah kesempatan sederhana. Ia awalnya hanya membantu seorang teman yang bergerak di bidang perumahan. Dari pengalaman tersebut, ketertarikannya tumbuh hingga ia memutuskan untuk terjun lebih jauh ke bisnis pengembangan properti.
“Awalnya memang saya hanya sekadar iseng membantu teman di bidang perumahan, sampai akhirnya saya beranikan diri terjun ke dunia pengembangan perumahan,” ujar Khamali.
Dalam menjalankan tugas sebagai Direktur Operasional dan SDM, ia bertanggung jawab atas berbagai aspek tata kelola perusahaan. Pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, serta koordinasi antarbagian menjadi bagian dari tanggung jawabnya untuk menjaga sekaligus meningkatkan nilai bisnis perusahaan.
Tantangan dalam menjalankan tanggung jawab tersebut juga tidak sedikit. Salah satunya muncul ketika perusahaan bekerja sama dengan pihak ketiga, seperti kontraktor, yang terkadang tidak menjalankan kesepakatan sesuai perjanjian. Dalam menghadapi persoalan tersebut, Khamali memilih pendekatan persuasif dan komunikasi untuk mencari penyelesaian yang diterima oleh kedua belah pihak.
Baginya, kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan. Ia menekankan pentingnya ketulusan, kerja sama, serta kesediaan memberikan yang terbaik bagi perusahaan maupun sesama anggota tim. Menurutnya, perbedaan posisi antara atasan dan bawahan tidak seharusnya menghilangkan semangat untuk bekerja sebagai satu tim, dengan tetap menjalankan tanggung jawab sesuai tugas masing-masing.
Pengalaman dalam perjalanan karier juga memberinya pelajaran tentang kepercayaan. Ia pernah mengalami kerugian setelah ditipu oleh seorang teman. Pengalaman tersebut membuatnya memahami bahwa menjaga hubungan baik dengan orang lain tetap penting, tetapi harus disertai batas dan kewaspadaan.
“Seberapa dekat kita dengan orang, kepercayaan kita atau teman kita, tetap harus ada batasan,” kata Khamali.
Di tengah berbagai tanggung jawabnya, ia menemukan kepuasan terbesar bukan semata-mata dari posisi yang diraih. Melalui bidang pengembangan perumahan, ia merasa dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, khususnya mereka yang sebelumnya belum memiliki rumah.

Aktivitas pembangunan di kawasan perumahan yang dikembangkan Khamali.
(Foto: Dok. Khamali)
Menurutnya, pengembangan perumahan memberikan kesempatan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian, termasuk melalui rumah tipe sederhana dan program perumahan yang ditujukan bagi masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu pengalaman yang paling membanggakan dalam perjalanan kariernya.
“Yang membuat saya bangga karena di bidang developer pengembangan perumahan ini kita membantu orang yang belum mempunyai rumah yang akhirnya bisa memiliki rumah. Yang paling membanggakan saya, yaitu membantu orang,” ujarnya.
Perjalanannya memperlihatkan bahwa karier dapat berkembang dari berbagai pengalaman yang dijalani. Dari seorang karyawan, berpindah melalui sejumlah bidang pekerjaan, hingga menjadi seorang pemimpin di perusahaan pengembangan perumahan, setiap tahap memberinya pelajaran yang membentuk cara pandangnya terhadap pekerjaan dan kehidupan.

Dava Hanif Ilyasa bersama Khamali.
(Foto: Dok. Dava Hanif Ilyasa)
Kepada generasi muda yang sedang membangun masa depan, ia berpesan agar tetap fokus, percaya diri, dan mampu menghargai diri sendiri. Baginya, ketiga hal tersebut dapat menjadi bekal dalam menghadapi perjalanan karier sekaligus mengejar tujuan hidup.
“Tetap fokus, percaya diri, dan yang paling penting adalah bisa menghargai diri sendiri,” pesan Khamali.
