27 September 2026

( Sumber Dok. X/@NotionHQ )
BANYUMAS, SUDUTNALAR — Kebiasaan mahasiswa dalam mencatat jadwal kuliah dan materi kini mulai bergeser dari buku tulis konvensional ke platform digital. Salah satu aplikasi yang paling banyak diandalkan untuk keperluan tersebut adalah Notion.
Berbasis cloud dengan konsep all-in-one workspace, aplikasi ini menggabungkan fungsi catatan, database, manajemen tugas, dan kalender dalam satu platform terpadu. Berbeda dari media pencatat biasa, Notion memungkinkan pengguna menghubungkan halaman hingga mengintegrasikan layanan eksternal seperti Google Calendar.
Di kalangan mahasiswa, Notion sering dimanfaatkan untuk mengatur jadwal kuliah, mencatat materi, dan melacak progres belajar. Berdasarkan wawancara dengan tiga mahasiswa pengguna, aplikasi ini dibuka antara lima hingga belasan kali dalam seminggu, tergantung intensitas tugas. Fitur yang paling sering digunakan adalah calendar, database, dan note, yang memungkinkan mereka membuat sistem tracking pribadi.
Para narasumber sepakat bahwa Notion membuat mereka lebih sadar terhadap tenggat waktu (deadline) dan lebih mudah mengkaji ulang materi yang sudah dipelajari. Salah satunya diungkapkan Fakhri, mahasiswa Fakultas Kedokteran. “Saya merasa lebih efisien, terutama karena fitur catatan di Notion bisa tersambung langsung dengan fitur calendar,” ujarnya.
Dengan fitur yang menggabungkan catatan, database, dan kalender dalam satu platform, Notion menawarkan alternatif bagi mahasiswa yang menginginkan sistem pengelolaan informasi lebih terpusat dibanding aplikasi pencatat konvensional. Meskipun butuh waktu untuk mempelajari fitur-fiturnya, aplikasi ini menjadi salah satu pilihan dalam tren digitalisasi cara belajar mahasiswa yang kian bergantung pada gawai.
Penulis : Fajriati Fatwa Islamiyati
Editor : Hanunah Rizqi Mumtaz
