Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Muhammad Tufodil, Merintis Usaha Sejak Kuliah hingga Memasok 80 Kilogram Daun Singkong per Hari

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by Ardita Nadine

Reporter: Azalia Nur Azizah Azmi | Editor: Nazzila Juny Month

Sumber: Muhammad Tufodil

CISARUA – Sejak masih kuliah, Muhammad Tufodil (51) menjalankan berbagai usaha untuk memenuhi kebutuhannya. Ia pernah berjualan majalah secara keliling, serta menjajakan tahu Sumedang dari satu tempat ke tempat yang lain. Kini, Tufodil menekuni pertanian dan memasok sekitar 80 kilogram daun singkong setiap hari kepada RM Padang Kiambang Raya.

Tufodil, yang akrab disapa Tupo, merupakan lulusan Universitas Winaya Mukti bidang Kehutanan. Setelah menyelesaikan pendidikan, Tupo memilih menjadi wirausahawan meski sempat mendapat kesempatan untuk bekerja di Perhutani. Ia kemudian menjalankan usaha budidaya jamur.

Ia membudidayakan beberapa jenis jamur, termasuk jamur tiram. Namun, usaha tersebut berhenti karena Tupo kesulitan mencari pekerja. Para pekerja yang sebelumnya membantu lebih memilih untuk bekerja di pabrik. Setelah usaha jamur berhenti, Tupo kemudian beralih menekuni pertanian. Ia mulai menanam singkong pada tahun 2006. Berbeda dengan tanaman singkong yang umumnya dimanfaatkan bagian umbinya, Tupo memanfaatkan bagian daunnya untuk dijual. 

Sekitar 2007, Tupo mulai menawarkan hasil pertaniannya ke berbagai rumah makan. Ia mendatangi rumah makan dan menawarkan hasil pertaniannya secara langsung. Setelah sampel dicoba, RM Padang Kiambang Raya menerima tawaran tersebut. Hingga kini, Tupo memasok daun singkong ke rumah makan tersebut sekitar 80 kilogram setiap hari.

Sumber: Muhammad Tufodil

Daun singkong tersebut dipanen setiap hari oleh para pekerja. Selain singkong, Tupo juga menanam brokoli dan bunga rosida. Lahan yang dikelolanya di sekitar rumah memiliki luas 500 meter persegi. 

Bagi Tupo, menjadi petani merupakan pekerjaan yang turut memenuhi kebutuhan masyarakat. Pandangan tersebut membuatnya tidak memandang pekerjaan petani sebagai sesuatu yang perlu direndahkan. Ia berharap anak muda juga tidak memandang profesi petani sebelah mata. 

β€œBuat anak muda, jangan pernah malu kalau jadi petani,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme