Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Mengintip Keindahan Gurau Baturraden, Siap Manjakan Pengunjung dengan Telaga Eksotis dan Guratan Batu Artistik

Posted on September 15, 2026September 15, 2026 by shafrifa aulia

sudutnalar.com — 14 September 2026

Penulis: Dwi Santika Sukmaningrum | Editor: Sabrynna Zahra Saraswati

Potret Kawasan Gurau Baturraden dari gazebo atas menampilkan pemandangan telaga yang eksotis (14/09/2026)
(sudutnalar.com/Dwi Santika Sukmaningrum)

BANYUMAS — sudutnalar.com Bagi masyarakat yang ingin melepas penat di tengah padatnya aktivitas perkotaan, berlibur ke wisata alam terbuka hijau bisa menjadi solusi tepat. Tak jauh dari pusat Kota Purwokerto, Kawasan Baturraden menyimpan destinasi berudara sejuk dan mendamaikan, salah satunya adalah wisata Gurau Baturraden.

Destinasi ini terletak di Desa Karangsalam (Dusun II), Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Gurau Baturraden merupakan kepanjangan dari Guratan Watu Baturraden yang memiliki pemandangan bebatuan artistik dan telaga yang eksotis. Jika kita tertarik untuk berkunjung ke wisata Gurau Baturraden, kita dapat menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari pusat Kota Purwokerto. Akses jalan utamanya sudah beraspal mulus meski pengunjung perlu berhati-hati saat memasuki area 100 meter terakhir sebelum titik lokasi karena jalurnya masih berupa bebatuan kerikil. Sepanjang perjalanan menuju lokasi, pengunjung akan disambut hamparan sawah hijau dan pepohonan asri. Begitu sampai pada lokasi Gurau Baturraden, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk Rp5.000 per orang dan biaya parkir Rp2.000 saja.

Suasana telaga yang menenangkan dengan vegetasi tumbuhan di sekitarnya (14/09/2026)
(sudutnalar.com/Dwi Santika Sukmaningrum)

Tiba di lokasi halaman tengah, pengunjung  disuguhi dengan pemandangan telaga yang memanjakan mata. Air yang jernih dengan vegetasi tumbuhan di sekelilingnya menambah suasana tenang dan sejuk. Pengunjung yang datang kesini senang dengan adanya objek wisata perairan telaga yang menjadi ciri khas kawasan wisata Gurau, terlebih lagi untuk para pecinta pemandangan perairan seperti yang dirasakan oleh pengunjung disini.“Saya suka dengan yang air-air, makanya saya kesini” ujar Suyitno. Selain pemandangan telaga, terdapat peminjaman sampan untuk menyusuri telaga. Menariknya lagi, untuk menaiki sampan kecil ini tidak dipungut biaya sepeserpun. Beralih dari kawasan telaga,t bagian bawah sisi telaga terdapat aliran air yang arusnya tidak begitu deras dengan dipayungi oleh dahan pepohonan sehingga cocok dan aman  untuk tempat berenang anak kecil. 

Formasi Guratan Watu  menjadi ciri khas Gurau Baturraden (14/09/2026)
(sudutnalar.com/Dwi Santika Sukmaningrum)

Memasuki kawasan bagian atas telaga, terdapat bebatuan artistik. Nama “Gurau” sendiri merupakan singkatan dari Guratan Watu, merujuk pada formasi tumpukan batu alam berukir artistik yang mengelilingi sumber mata air setempat. Banyaknya bebatuan tersebut wisata ini diberi nama Gurau Baturraden. 

Guna menunjang kenyamanan pengunjung, pengelola menyediakan berbagai fasilitas umum mulai dari mushola, WC, hingga deretan gazebo untuk bersantai. Untuk gazebo berkapasitas kecil (2 hingga 5 orang), pengunjung dapat menggunakannya secara gratis. Sementara itu, untuk kegiatan skala besar seperti arisan, silaturahmi, maupun syukuran keluarga, pengelola menyewakan gazebo berkapasitas besar. Bagi wisatawan yang berniat bermalam, pengelola juga menyediakan persewaan tenda serta lapak berkemah dengan kapasitas 4 hingga 8 orang, hingga fasilitas penginapan rumah (homestay). 

Pengelola terus berkomitmen untuk menjaga kelestarian dan kenyamanan objek wisata ini. Perwakilan pengelola wisata menjelaskan bahwa seluruh pendapatan retribusi dan sewa fasilitas dialokasikan kembali untuk pengelolaan tempat. “Semua dana dana pemasukan dari wisata ini kita gunakan untuk perawatan fasilitas disini seperti kebersihan” ujar Oca. 

Kehadiran destinasi wisata alam ini tidak hanya menyajikan kesegaran bagi wisatawan, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar melalui berdirinya lapak-lapak UMKM lokal.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme