Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Mengenal Rahel Fenina: Ketika Kasih Menjadi Dasar Sebuah Panggilan

Posted on September 22, 2026September 23, 2026 by calista aneen

sudutnalar.com, 22 September 2026

Potret terkini Rahel Fenina (Dok. Bahri)

PURWOKERTO, SUDUTNALAR – Keinginan menjadi pendeta telah tumbuh dalam diri Rahel Fenina Debora sejak masih kecil. Ketika mengikuti sekolah minggu, ia tertarik melihat seorang pendeta berkhotbah karena merasa kata-kata yang disampaikan begitu indah.

“Dulu saya melihat pendeta lagi berkhotbah, dan saya merasa, wah bagus nih, kata-katanya ngena,” ujar Rahel.

Keinginan tersebut ternyata tidak berhenti sebagai cita-cita masa kecil. Setelah menyelesaikan pendidikan teologi di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta pada 2022, Rahel melanjutkan praktik di berbagai jemaat GKI. Pada 2024, ia mendapat penempatan sebagai calon pendeta dan masih menjalani proses tersebut hingga kini. Ia dijadwalkan ditahbiskan sebagai pendeta pada 9 November.

Menjalani proses sebagai calon pendeta membuat Rahel menemukan berbagai pengalaman baru. Salah satu tantangan yang ia rasakan secara pribadi adalah beradaptasi dengan budaya, kebiasaan, dan ritme kehidupan di Purwokerto setelah sebelumnya tinggal di Jakarta.

Dalam berelasi dengan sesama, Rahel juga belajar bahwa konflik merupakan sesuatu yang wajar. Menurutnya, konflik tidak selalu harus ditakuti karena dapat menjadi ruang untuk belajar, selama setiap pihak mau terbuka, saling berbicara, memaafkan, dan mendukung.

Bagi Rahel, nilai yang penting dalam kehidupan tidak hanya terlihat melalui perkataan, tetapi juga melalui sikap terhadap orang lain. Di lingkungan masyarakat, ia menekankan pentingnya bersikap dan berempati, terutama ketika menghadapi orang yang sedang mengalami kehilangan atau kedukaan.

Dari berbagai nilai tersebut, kasih menjadi hal yang paling mendasar bagi Rahel. Ia melihat kasih sebagai sesuatu yang dapat diberikan kepada siapa saja, baik keluarga, tetangga, maupun orang-orang yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau ke masyarakat yang bukan jemaat, mungkin nilainya yang paling sederhana, pendasar dan paling dalam menurut saya kasih,” katanya.

Nilai kasih itu pula yang menjadi bagian dari panggilannya untuk melayani. Rahel mengatakan bahwa keinginannya menjadi pendeta berangkat dari kerinduan untuk melayani sesama dan tetap berada di tengah jemaat.

“Secara mendasar, motivasi atau keinginannya memang adalah, saya rindu ya, melayani sesama. Saya rindu untuk tetap ada di tengah jemaat,” tuturnya.

Pandangan tersebut semakin terlihat dalam ayat yang dipilih Rahel sebagai ayat favorit sekaligus ayat yang akan digunakan dalam penahbisannya, yaitu 1 Yohanes 4:7–8. Ayat tersebut mengingatkannya bahwa kasih merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengenalan kepada Allah.

“Jadi menurut saya, ini dasar sekali, pengenalan akan siapa Allah, dan juga kekuatan untuk dasar pelayanan saya, bahwa yang selayaknya kita lakukan, saling mengasihi,” ujarnya.

Bagi Rahel, kasih bukan hanya sesuatu yang diyakini, tetapi sesuatu yang seharusnya hadir secara nyata dalam kehidupan dan pelayanan kepada sesama.

Penulis: Bakhrie Muhammad Noor

Penyunting: Mohammad Faizal Ramadhani

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme