Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Langkah yang Tak Berhenti : Perjuangan Sheva Menuntut Ilmu

Posted on Oktober 9, 2026 by athaya qila

sudutnalar.com, 9 Oktober 2026
Oleh :  Farah Celsea Fadhilah

Potret Sheva mahasiswa Universitas Wijayakusuma (Selasa, (6/10), Foto : sudutnalar.com/ Farah Celsea Fadhilah)

PURWOKERTO, SUDUTNALAR –  Dulu, berdiri dan berbicara di depan banyak orang bukanlah hal yang mudah bagi Sheva terutama saat dirinya duduk di bangku MTs. Kata-kata yang ingin ia ungkapkan sempat kali tertahan karena kurangnya rasa percaya diri. Beberapa kali ia masih merasa gugup dan terbata-bata ketika harus berbicara di depan kelas. 

Namun, keadaan tersebut perlahan berubah pada masa SMA. Ia mulai terbiasa berbicara di depan banyak orang. Dari yang awalnya merasa kurang percaya diri, ia belajar untuk memahami yang ingin disampaikan dengan kata-katanya sendiri.

“Awalnya, saya sendiri bila berbicara didepan umum sedikit terbata-bata, tetapi lama-kelamaan saya mulai percaya diri,” ujar Sheva.

Perubahan yang dialaminya tidak terjadi begitu saja. Selain rasa gugup, Sheva juga mempunyai kendala penglihatan jarak jauh ketika melihat tulisan pada layar presentasi. Situasi tersebut membuatnya tidak selalu mengandalkan materi yang ditampilkan melalui PowerPoint (PPT). Namun, Sheva ia tidak melihat kendala yang dialaminya sebagai kesulitan. Ia menjadikannya sebagai peluang Sheva untuk belajar memahami materi pembelajaran, misalnya saat presentasi. Ia tidak bergantung pada media teks yang tersedia di PPT. 

“Kekurangan saya bukan menjadi sebuah penghalang untuk belajar, melainkan saya bisa menjadikannya sebuah peluang untuk lebih baik lagi dalam belajar,” ujarnya.

Dari pengalamannya ini ia belajar untuk terus berkembang. Ia mulai mengikuti beberapa seperti, lomba menyanyi yang diselenggarakan Universitas Airlangga pada tahun 2024 dan Olimpiade Psikologi tahun 2025. Ia berhasil meraih juara favorit di kedua lomba tersebut. Meski demikian, pengalaman paling berkesan saat mengikuti lomba bukan semata-mata soal penghargaan yang diperoleh. Baginya, mengikuti lomba adalah pengalaman menghadapi rasa takut akan kegagalan serta keluar dari zona nyaman. .

Selain memiliki kisah dalam mengikuti berbagai lomba, Sheva juga memiliki perjalanan pendidikan yang tidak sepenuhnya berjalan sesuai dengan rencana. Sejak kecil, ia telah memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Gajah Mada (UGM). Ketika memasuki SMA, keinginannya  berfokus untuk melanjutkan pendidikan di Program Studi Psikologi. 

Kesempatan untuk berkuliah di UGM, bahkan sempat terbuka ketika Sheva dinyatakan lolos SNBT pada tahun 2026. Namun, kesempatan tersebut tidak dapat diambil karena tidak direstui oleh orang tuanya. Kondisi dirinya yang terkadang kurang fit juga menjadi salah satu pertimbangannya.

Kini, Sheva menjalani pendidikan di Universitas Wijayakusuma Purwokerto pada Program Studi Administrasi Publik. Pilihan tersebut bukanlah tujuan awal yang pernah ia bayangkan. Rasa sedih karena tidak dapat belajar Psikologi masih sempat muncul. Perlahan ia mencoba melihat sisi lain dari jalan yang sedang dijalaninya.

Di Program Studi Administrasi Publik, Sheva mulai belajar memahami kebijakan pemerintah dan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. Ia merasa dirinya menjadi lebih kritis dan terdorong untuk mencari tahu alasan di balik suatu permasalahan. Baginya, jurusan yang kini dijalani tetap memberikan ruang untuk belajar dan berkembang.

Perjalanan tersebut membuat Sheva memahami bahwa pendidikan tidak selalu membawa seseorang menuju tempat yang pertama kali diinginkan. Ada kalanya sebuah jalan berubah, tetapi perubahan tersebut tidak harus menjadi alasan untuk berhenti.

Ia berpesan, ketika suatu saat merasa lelah dalam menjalani pendidikan, Sheva memilih mengingat perjuangan orang tuanya dan perjalanan yang telah dilaluinya. Ia menyadari bahwa dirinya sudah berjalan cukup jauh untuk sampai pada titik sekarang.

“Tetaplah bersemangat untuk menjalankan apa yang sudah ditakdirkan oleh  untukmu. Ingatlah, setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing. Jadi, kita tidak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain,” kata Sheva.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme