
PURWOKERTO, SudutNalar- Menjadi masinis bukan sekadar mengemudikan kereta api, tetapi juga menjalankan tanggung jawab besar untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Hal tersebut dirasakan oleh Kusworo, seorang masinis yang telah menjalani profesinya sejak 1996.
Proses Panjang Menjadi Masinis
Kusworo menjelaskan bahwa menjadi masinis membutuhkan proses yang panjang. Setelah melalui pendaftaran, pendidikan, dan pelatihan, calon masinis harus mempelajari aturan perjalanan kereta api serta mengikuti berbagai ujian dan penilaian. Mereka juga perlu menjalani pendampingan instruktur sebelum diizinkan mengemudikan kereta secara mandiri. Proses tersebut dapat berlangsung sekitar dua tahun.
Menurut Kusworo, tanggung jawab utama seorang masinis adalah menjaga keselamatan penumpang. Oleh karena itu, masinis harus selalu fokus, disiplin, tidak mudah panik, dan mengikuti prosedur operasional standar (SOP).
βYang paling utama itu keselamatan. Kita membawa banyak penumpang, jadi harus fokus dan mengikuti aturan yang berlaku,β ujar Kusworo.
Dalam menjalankan tugasnya, masinis harus memperhatikan kondisi jalur, sinyal, kecepatan kereta, serta kondisi tubuh. Setiap perjalanan juga membutuhkan persiapan dan konsentrasi agar dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Tantangan Meninggalkan Keluarga
Di balik tanggung jawabnya sebagai masinis, Kusworo juga menghadapi tantangan dalam membagi waktu bersama keluarga. Jadwal kerja yang tidak selalu tetap membuatnya harus meninggalkan keluarga, meskipun terkadang terasa berat.
βKadang berat, terutama kalau ada keluarga yang harus ditinggalkan. Tapi ini sudah menjadi tanggung jawab dan pekerjaan untuk menafkahi keluarga,β ungkapnya.
Keluarga tentu merasa khawatir, tetapi Kusworo selalu memberikan pengertian bahwa pekerjaannya dilakukan sesuai aturan dan prosedur. Saat mendapatkan waktu libur, ia berusaha memanfaatkannya untuk berkumpul bersama keluarga.
Hal yang paling dirindukannya ketika sedang bertugas adalah keluarga. Meski demikian, tanggung jawab pekerjaan dan keluarga menjadi alasan yang membuatnya tetap bertahan menjalani profesi tersebut.
Kebanggaan dan Pesan bagi Penumpang
Bagi Kusworo, salah satu hal yang paling membanggakan adalah ketika berhasil mengantarkan penumpang sampai tujuan dengan selamat. Setiap pengalaman selama perjalanan, baik yang sederhana maupun yang memberikan pelajaran, terkadang ia ceritakan kepada keluarganya.
Ia juga berharap masyarakat memahami bahwa pekerjaan masinis tidak hanya sebatas mengemudikan kereta. Di baliknya terdapat persiapan, konsentrasi, kedisiplinan, dan tanggung jawab terhadap keselamatan banyak orang.
Kusworo berpesan agar setiap orang tidak meremehkan tanggung jawab, tidak terburu-buru, serta terus belajar dan menjaga kedisiplinan. Ia juga mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi aturan dan arahan petugas karena keselamatan perjalanan merupakan tanggung jawab bersama.
Melalui profesinya, Kusworo berharap dapat terus menjalankan tugas dengan baik, diberikan kesehatan, serta memastikan setiap perjalanan kereta berlangsung aman dan lancar.
Penulis : Isyana Nur Fadhillah
Editor : Mimma Kani Aprisa
