Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Kisah Ifara, Jalani Kuliah Sambil Berjualan

Posted on Oktober 8, 2026 by Hanunah Mumtaz

Oleh: Sera Sri Wulan Pertiwi

Sumber Foto: Sera Sri Wulan Pertiwi

BANYUMAS, SUDUTNALAR—Aroma gurih adonan corndog yang digoreng keemasan menyambut pagi dari sebuah kamar kos. Di antara tumpukan buku kuliah dan barang dagangan, Ifara (20) tampak sibuk dan cekatan merapikan kemasan corndog buatannya sebelum ia melakukan perjalanan menuju ruang kelas di Fakultas Ekonomika dan Bisnis  Universitas Jenderal Soedirman. Bagi mahasiswa yang pindah jalur dari MIPA ke ilmu ekonomi ini, hari-harinya berlari dalam ritme yang padat, membagi fokus antara menuntut ilmu dan berjuang mencari penghasilan sendiri.

“Niat awalnya untuk menambah uang jajan karena saya anak kos. Daripada tidak ada kegiatan saat liburan, lebih baik melakukan kegiatan positif sekalian mendapatkan penghasilan,” tutur Ifara mengingat awal langkahnya.

Keberanian berwirausaha tidak datang begitu saja dalam hidupnya. Sebelum ujian masuk perguruan tinggi, Ifara sempat bekerja untuk mengumpulkan dana. Namun, keputusan berat terpaksa ia ambil menjelang hari keputusan.

“Saya mengundurkan diri 30 hari sebelum UTBK karena merasa jika dilakukan secara bersamaan tidak akan maksimal. Namun, jika hanya belajar saja tentu tidak ada pemasukan, sehingga menghemat hasil kerja sebelumnya saya jadikan modal bisnis,” ungkapnya.

Sumber Foto: Sera Sri Wulan Pertiwi

Dari modal awal dan sisa tabungan tersebut, bisnis kecil-kecilan ini mulai berputar. Bermula dari produk basreng pedas, ia terus berinovasi mencoba berbagai jajanan hingga menemukan corndog sebagai produk yang paling diminati teman-temannya.

Langkah usaha Ifara tidak berhenti di ruang lingkungan kampus saja. Demi menjangkau para pembeli, ia rela mengirimkan pesanan secara langsung dari satu kos-kosan ke kos-kosan teman lainnya. Saat akhir pekan atau waktu senggang tiba, ia memboyong barang dagangannya untuk berjualan keliling menembus keramaian kawasan Alun-Alun Purwokerto.

Semangat mandiri Ifara juga mendorongnya membuka usaha penjualan pulsa, paket data, hingga layanan pembayaran digital. Ia bahkan sempat memanfaatkan printer pemberian kerabatnya untuk menyediakan jasa cetak dokumen bagi sesama pelajar, meski kini alat tersebut sudah tidak berfungsi lagi karena faktor usia.

Hasil dari kerja keras tanpa henti ini membawa perubahan nyata bagi kehidupannya. Jadi terkadang orang terdekat kini tidak perlu lagi rutin mengirimkan uang saku mingguan. Meski begitu, menjalani peran ganda sebagai mahasiswa aktif sekaligus pelaku usaha tentu bukanlah hal yang mudah.

“Untuk bertahan hidup dan menyeimbangkan semuanya rasanya sangat berat,” Ifara jujur ​​mengingat padatnya rutinitas harian yang harus dijalaninya setiap hari.

Meski sempat gagal masuk ke universitas impian pertamanya, kegagalan tersebut tidak pernah menyurutkan langkahnya. Keputusannya berpindah jalur ke FEB Unsoed justru menjadi titik balik untuk membuktikan bahwa ia mampu bertumbuh dan berkembang di mana pun ia berada.

“Saya merasa tidak bisa masuk di universitas impian saya, jadi paling tidak di Unsoed saya harus sukses. Meski belum tercapai sepenuhnya, setidaknya sampai detik ini saya masih terus berusaha,” tambahnya.

Di sela-sela kesibukan jadwal kuliah, kegiatan organisasi, dan berbagai kompetisi yang diikutinya, Ifara terus membuktikan bahwa kemandirian adalah proses belajar yang sesungguhnya. Bagi Ifara, ruang kelas bukan satu-satunya tempat untuk menempa diri.

“Sebagai pelajar, kalian tidak boleh berhenti di satu titik saja. Jangan takut untuk mencoba dan mengambillah semua kesempatan yang ada. Kita tidak tahu jalan mana yang akan membawa kita menuju kesuksesan, jadi jalani saja selagi itu positif,” pesan Ifara mantap. “Manfaatkan kesempatan sebagai pelajar secara maksimal karena tidak semua orang bisa berkuliah. Oleh karena itu, lakukan yang terbaik di setiap kesempatan.”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme