
PURWOKERTO – Ruas jalan di sekitar kampus Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, dipadati kendaraan pada 8–9 September 2026 akibat pelaksanaan prosesi Wisuda Unsoed 2026. Kepadatan terpantau sejak pagi hingga siang hari, dengan kendaraan pengantar wisudawan memenuhi hampir seluruh badan jalan di depan Auditorium Graha Widyatama Prof. Rubijanto Misman.
Penyebab utama kepadatan ini adalah membeludaknya kendaraan pribadi yang mengantar wisudawan beserta keluarga. Sejumlah mobil dan sepeda motor terpaksa berhenti di bahu jalan untuk menurunkan penumpang lantaran area parkir di dalam kampus telah penuh, sehingga ruas jalan yang tersisa menyempit dan laju kendaraan tersendat.
Kepadatan tersebut turut berdampak pada pihak yang sebenarnya tidak berkepentingan dengan acara wisuda. Suhirno, salah satu orang tua mahasiswa baru Unsoed, mengatakan ia terjebak kemacetan panjang dari depan Graha Widyatama hingga kawasan Grendeng saat hendak menjenguk anaknya di kos.
“Hari ini sebenarnya saya berencana menjenguk anak saya di kos. Namun saya tidak mengetahui dan tidak menanyakan terlebih dahulu bahwa hari ini bertepatan dengan pelaksanaan wisuda. Akibatnya, saya terjebak kemacetan dari depan Graha hingga Grendeng. Kepadatannya sangat tinggi,” kata Suhirno.
Selain kendaraan, trotoar dan bahu jalan di sekitar lokasi juga dipenuhi pedagang musiman yang menjajakan buket bunga, boneka, serta jasa foto dadakan. Keberadaan lapak-lapak tersebut turut mempersempit ruang gerak pejalan kaki dan menambah kepadatan di sekitar pintu masuk kampus.
Meski menimbulkan kemacetan, momentum wisuda ini juga membawa berkah ekonomi bagi para pedagang di sekitar kampus, yang mengaku kebanjiran pembeli selama dua hari pelaksanaan acara berlangsung.
Kepadatan lalu lintas semacam ini bukan hal baru dan kerap berulang setiap kali Unsoed menggelar prosesi wisuda dengan jumlah lulusan dalam skala besar.
Penulis: Claresta Zalfa Kaulika
Editor: Annisa Ghina Fauziah
