Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Joko Pramono: Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat dan Mendorong Pemerataan Pembangunan di Banyumas

Posted on September 23, 2026September 24, 2026 by Zidan Diyaaul Haq
Sumber : Dokumentasi Rasya

BANYUMAS, Sudut Nalar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyumas, Joko Pramono, menyampaikan pengalaman, tanggung jawab, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Ia menegaskan pentingnya memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dalam bidang infrastruktur, pertanian, kesehatan, dan pendidikan.

Joko Pramono, yang lahir di Banyumas pada 31 Agustus 1979, menceritakan bahwa latar belakang kehidupannya di pedesaan menjadi salah satu motivasi untuk terjun ke dunia politik. Ia tumbuh di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, dan merasakan langsung kehidupan masyarakat desa.

“Kepengin ikut berpartisipasi memberikan kontribusi kepada desa dalam rangka pembangunan atau pemerataan pembangunan.”

Menurut Joko, perjalanan politiknya dimulai ketika ia terlibat dalam kegiatan politik pada era reformasi dan kemudian menjadi kader partai politik. Kesempatan untuk menjadi kandidat DPRD menjadi langkah baginya untuk berkontribusi terhadap perubahan dan pembangunan di daerah asalnya.

Salah satu pengalaman yang paling berkesan selama menjadi anggota DPRD adalah ketika berhasil memperjuangkan perbaikan jalan rusak yang telah lama dikeluhkan masyarakat. Usulan tersebut dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran DPRD, kemudian diajukan kepada pihak eksekutif untuk dibahas dan direalisasikan.

Dalam menjalankan tugasnya, Joko menjelaskan bahwa anggota DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Fungsi legislasi berkaitan dengan penyusunan peraturan daerah bersama pihak eksekutif. Sementara itu, fungsi penganggaran dilakukan untuk mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan pembangunan masyarakat. Adapun fungsi pengawasan bertujuan memastikan peraturan dan anggaran yang telah disepakati dapat berjalan dengan baik.

Selain ketiga fungsi tersebut, Joko juga menekankan peran anggota DPRD dalam melakukan advokasi masyarakat untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan yang disampaikan oleh warga.

Aspirasi Masyarakat Menjadi Perhatian

Dalam menyerap aspirasi masyarakat, Joko memanfaatkan forum reses sebagai sarana untuk bertemu langsung dengan konstituen di daerah pemilihannya. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan masukan dan kebutuhan yang kemudian dicatat serta dirumuskan menjadi usulan untuk dibahas di DPRD.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah persoalan yang sering disampaikan masyarakat Banyumas meliputi kerusakan jalan, perbaikan irigasi pertanian, penerangan jalan, layanan kesehatan, dan pendidikan. Selain itu, ia menyoroti pentingnya ketersediaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, terutama generasi muda setelah menyelesaikan pendidikan.

Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, usulan masyarakat dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran DPRD. Selanjutnya, usulan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan mempertimbangkan skala prioritas, kondisi kerusakan, ketersediaan anggaran, dan kesesuaian dengan program pemerintah daerah.

Tantangan dan Prinsip dalam Menjalankan Tugas

Joko mengungkapkan bahwa tantangan terbesar sebagai anggota DPRD adalah keterbatasan kemampuan anggaran daerah dalam memenuhi seluruh harapan masyarakat. Banyaknya kebutuhan masyarakat tidak selalu dapat diselesaikan secara bersamaan sehingga diperlukan penentuan skala prioritas.

Menurutnya, peningkatan kapasitas fiskal Kabupaten Banyumas menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara bertahap.

Dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, Joko memegang prinsip kejujuran, kedisiplinan, profesionalitas, dan amanah. Ia menekankan pentingnya menyampaikan kondisi yang sebenarnya kepada masyarakat, termasuk ketika suatu kebutuhan belum dapat dipenuhi.

“Secara prinsip itu: jujur, amanah, profesional.”

Melalui prinsip tersebut, Joko berharap dapat menjalankan tanggung jawabnya secara terbuka dan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat dalam proses pembangunan Kabupaten Banyumas.

Penulis : Rasya Putra Agusti

Editor : Zulfa Izaz Mudasir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme