
( Dokumentasi : Pribadi )
BANYUMAS — Hiruk-pikuk perputaran ekonomi di Pasar Ajibarang pada Senin, 21 September 2026, menyisakan ruang hening sejenak bagi Kusman. Di sela-sela tumpukan karung komoditas yang menjulang, pekerja ini tampak menepi memanfaatkan waktu istirahatnya untuk menyantap sebungkus makanan sederhana. Momen tersebut menjadi jeda singkat bagi Kusman sebelum kembali menjalani aktivitas fisiknya di tengah kesibukan pasar.
Rutinitas jeda ini merupakan cara Kusman memulihkan tenaga di tengah kerasnya tuntutan fisik sebagai pekerja kasar. Diwarnai peluh dan debu pasar, ia duduk beralaskan seadanya dan mengunyah makanannya secara perlahan sebelum kembali memikul beban berat demi menyambung hidup keluarga. Momen singkat tersebut merekam sisi lain dari denyut nadi pasar tradisional yang jarang diperhatikan oleh hiruk-pikuk pengunjung di sekitarnya.
Dalam kacamata fotografi jurnalistik, potret keseharian Kusman ini secara kuat merepresentasikan nilai berita human interest. Dokumentasi visual tersebut tidak sekadar merekam aktivitas makan siang, tetapi juga mengangkat realitas kehidupan rakyat kecil yang menggugah empati. Secara teknis, pencahayaan dramatis yang menyorot wajah serta guratan urat di tangan Kusman mempertegas kesan lelah dan ketangguhan seorang pekerja keras, sehingga komposisi foto mampu menyentuh sisi emosional audiens.
