Aditya Khairi Fahriza
sudutnalar.com, 23 September 2026

PURWOKERTO, SudutNalar – Prestasi kembali diraih oleh mahasiswa Unsoed. Ervan Ariqza Pratama, mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani, berhasil meraih juara 2 dalam kategori Kumite +60 kg U-21 Putra pada kejuaraan Karate Sunan Kalijaga Cup XIII 2026.
Ajang tingkat nasional tersebut diselenggarakan oleh UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Mei 2026. Namun, di balik raihan medali perak tersebut, tersimpan cerita perjuangan, kemandirian, dan kerja keras yang melatarbelakanginya.
Pemuda kelahiran 2007 yang juga merupakan alumni SMA N 2 Purbalingga ini mengungkapkan bahwa persiapan menuju kejuaraan dilakukan dengan serangkaian latihan intensif. Sebagai pengurus UKM GOKASI Unsoed, Ervan harus menjalani latihan penuh setiap hari menjelang perlombaan.
Proses persiapan tersebut dijalani tanpa kehadiran pelatih resmi. Evaluasi yang kerap dirasakan Ervan dan tim setiap kali mengikuti perlombaan terletak pada keterbatasan pelatih profesional, sehingga materi latihan dijalankan secara mandiri dan apa adanya dengan pendampingan dari para alumni UKM.
Raihan podium di Yogyakarta ini juga menjadi hasil dari proses panjang yang tidak instan. Saat duduk di semester 1 dan 2, Ervan mengaku sempat beberapa kali mengikuti kejuaraan serupa, tetapi belum berhasil membawa pulang gelar juara. Kegagalan tersebut tidak membuatnya patah semangat, melainkan menjadi bahan evaluasi untuk terus mendisiplinkan diri.
Sebagai bagian dari kepengurusan UKM GOKASI Unsoed, Ervan kini memiliki dedikasi untuk merangkul dan memfasilitasi mahasiswa baru yang bergabung. Ia ingin memberikan informasi perlombaan serta ruang pengalaman bertanding agar juniornya tidak berkecil hati dan dapat merasakan atmosfer kompetisi sejak dini.

Di balik capaian prestasinya, Ervan berharap pihak kampus dapat memberikan perhatian dan dukungan yang lebih nyata terhadap mahasiswa yang berjuang di bidang olahraga.
“Unsoed kan punya bis yaa mas, tapi kok ketika ada yang lomba, dari Unsoed ga memberikan bantuan transportasi dll,” ujar Ervan terkait kendala akomodasi.
Ia berharap ke depannya Unsoed dapat membantu para atletnya secara modal dan memberikan fasilitas transportasi saat hendak bertanding membawa nama almamater. Kendati harus berjuang dengan keterbatasan fasilitas dan pelatihan, semangat Ervan Ariqza Pratama membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk terus berprestasi dan menginspirasi sesama mahasiswa.
Penulis: Aditya Khairi Fahriza
Editor: Saskia Nova
