sudutnalar.com, 29 September 2026

Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang menggunakan aplikasi MySMAPAL. Dok. SMA Plus Al-Wahid (Instagram/@smaplusalwahid)
TASIKMALAYA, SUDUT NALAR β SMA Plus Al-Wahid secara resmi mengintegrasikan dua platform digital utama, yakni aplikasi MySMAPAL dan web e-learning berbasis Learning Management System (LMS). Kedua platform tersebut merupakan perwujudan konkret dari visi besar sekolah dalam mencetak generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Kepala Sekolah SMA Plus Al-Wahid, Dodi Kurniawan, M.Pd., menegaskan bahwa kehadiran sistem ini bukan sekadar mengikuti tren inovasi teknologi. Lebih dari itu, platform digital ini merupakan bentuk adaptasi nyata terhadap kodrat zaman peserta didik tanpa mengabaikan nilai-nilai luhur.
βLMS ini bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan manifestasi dari semangat menyelaraskan kemajuan zaman dan kearifan budaya. Keberadaannya justru memperkuat keterhubungan antara guru dan peserta didik, memperluas ruang diskusi, serta memungkinkan personalisasi pembelajaran yang lebih efektif,β ungkap Dodi dalam sambutannya.
Ia juga menggarisbawahi bahwa teknologi ini hanya menjadi sarana penunjang dan sama sekali tidak menggantikan interaksi tatap muka langsung di kelas, yang menurutnya tetap menjadi jantung pendidikan yang humanis dan transformatif.
MySMAPAL merupakan aplikasi berbasis Android yang dibangun sepenuhnya dari nol oleh pihak internal sekolah. Aplikasi ini menjalankan fungsi manajerial mulai dari fitur presensi digital berbasis lokasi, presensi mata pelajaran, penilaian siswa, hingga ujian digital secara real-time.
Aplikasi MySMAPAL lahir dari dedikasi salah satu tenaga pendidik SMA Plus Al-Wahid, Dedus Lihoko, S.Kom., Gr., yang juga merupakan guru bidang Informatika, pembina ekstrakurikuler jurnalistik, serta pembina komunitas ATC. Kepala Sekolah memberikan apresiasi secara langsung atas kontribusi nyata tersebut dalam memfasilitasi kebutuhan seluruh sivitas akademika.
Adapun web e-learning merupakan platform pembelajaran berbasis Moodle yang dikembangkan secara eksklusif sebagai wadah tugas dan materi terstruktur. Kontennya dirancang untuk mendukung pembelajaran aktif, mencakup materi setiap mata pelajaran beserta penugasannya.
Hingga saat ini, sebanyak 458 siswa aktif, termasuk peserta didik dari program Smater telah terintegrasi ke dalam ekosistem digital ini. Kehadiran MySMAPAL dan LMS terbukti memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh para siswa dalam proses belajar.
Kemudahan tersebut diakui oleh Yehezkiel, anggota Al-Wahid Technology Community (ATC). Menurutnya, kombinasi kedua sistem ini memberikan fleksibilitas luar biasa, terutama saat siswa berhalangan hadir di sekolah.
βMenurut saya, penggunaan LMS dan MySMAPAL ini sangat membantu. Apalagi jika kita berhalangan hadir, kita tetap bisa belajar lewat LMS dan presensi sekarang bisa lebih mudah menggunakan MySMAPAL,β kata Yehezkiel.
Melalui integrasi ini, SMA Plus Al-Wahid membuktikan mampu menghadirkan pengalaman belajar utuh yang menjangkau aspek akal, hati, dan keterampilan siswa. Inovasi mandiri ini sekaligus mempertegas posisi sekolah dalam membangun pribadi peserta didik yang mandiri, kreatif, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.
Penulis: Taheera Putri Basyara Tin
Editor: Tita Nurkhalifah
