Reporter: Isfarotul Khasanah | Editor: Hanifah Adwa Nur Sifa
Sudutnalar.com, 28 September 2026

BANYUMAS, SudutNalar — Kenaikan harga bahan baku belakangan ini menjadi tantangan bagi pelaku usaha kuliner. Kondisi tersebut turut dirasakan Molen Cihuy, usaha kuliner rumahan di Kabupaten Banyumas, yang memilih mempertahankan harga jual dengan mengurangi margin keuntungan. Untuk menjaga penjualan, usaha ini mengandalkan penambahan varian rasa dan pemasaran melalui media sosial.
Pemilik Molen Cihuy, Aan Kuspriyanto, mengatakan usaha yang telah berjalan selama 11 tahun itu terus berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan kebutuhan pasar. Jika sebelumnya molen identik dengan isian pisang, kini Molen Cihuy menawarkan berbagai pilihan rasa, seperti cokelat, keju, ketan hitam, kacang hijau, dan peuyeum. Pada musim tertentu, tersedia pula varian nangka dan nanas.
“Untuk meningkatkan penjualan, kami menambah varian rasa,” ujar Aan saat diwawancarai, Senin (28/9/2026).

Menurut Aan, kenaikan harga bahan baku saat ini cukup tinggi dan berdampak pada biaya produksi. Meski demikian, Molen Cihuy belum menaikkan harga jual produknya. Hingga kini, harga molen tetap Rp2.000 untuk tiga buah.
Aan menjelaskan, keputusan tersebut diambil agar produk tetap terjangkau bagi konsumen. Sebagai konsekuensinya, keuntungan per produk menjadi lebih kecil dibandingkan sebelumnya.
“Kami memilih mengurangi keuntungan daripada menaikkan harga. Yang penting usaha tetap berjalan dan karyawan tetap bisa bekerja,” ujarnya.
Selain mempertahankan harga, Molen Cihuy juga memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga penjualan di tengah meningkatnya biaya produksi dan persaingan usaha kuliner.
Strategi penambahan varian rasa mendapat respons positif dari konsumen. Salah satu pembeli, Siti Aemah, mengaku menyukai varian kacang hijau dan keju yang tersedia.
“Saya suka varian kacang hijau dan keju. Pilihan rasanya banyak, jadi pembeli bisa mencoba rasa yang berbeda-beda,” ujar Siti Aemah, Selasa (29/9/2026).
Menurut Siti Aemah, harga yang ditawarkan juga masih terjangkau sehingga membuatnya kerap membeli molen saat berkunjung ke Ajibarang.
Saat ini, Molen Cihuy memiliki tiga titik penjualan yang berada di Pasiraman Kidul, Kecamatan Pekuncen; Panembangan, Kecamatan Cilongok; dan Ajibarang Wetan, Kecamatan Ajibarang. Di tengah kenaikan harga bahan baku, diversifikasi rasa dan pemasaran digital menjadi strategi yang terus diandalkan untuk mempertahankan usaha.
