Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Film Horror Kembali Ramaikan Bioskop, Mahasiswa Ungkap Alasan Suka Genre Horror

Posted on September 15, 2026September 17, 2026 by Erdi Aqil Fauzan

Penulis: Dava Hanif Ilyasa | Editor : Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Hiburan | Minggu 13, September 2026 | 18.04 WIB

Poster Film Munafik: Melawan Iblis di Bioskop
Foto: Doc.Dava Hanif Ilyasa

PURWOKERTO. sudutnalar.com— Film horor kembali meramaikan bioskop Indonesia pada September 2026. Sejumlah film horor yang sedang tayang, seperti Munafik: Melawan Iblis dan Insidious: Out of the Further, turut menjadi pilihan hiburan bagi masyarakat. Kehadiran film-film tersebut kembali menunjukkan bahwa genre horor masih memiliki daya tarik bagi penonton, termasuk kalangan mahasiswa.

Munafik: Melawan Iblis menghadirkan kisah horor bernuansa dengan unsur terror di dalam ceritanya. Sementara itu, Insidious: Out of the Further mengangkat kisah supranatural dalam waralaba Insidious. Perbedaan cerita dan gaya penyajian kedua film tersebut menawarkan pilihan tontonan dengan suasana menegangkan.

Kehadiran film horor di bioskop juga menjadi salah satu alternatif hiburan bagi mahasiswa setelah menjalani aktivitas perkuliahan. Padatnya aktivitas perkuliahan membuat sebagian mahasiswa memilih menonton film untuk mengisi waktu luang. Film horor menjadi menarik karena tidak hanya menawarkan cerita, tetapi juga pengalaman menonton yang memacu rasa tegang dan penasaran.

Menonton genre horor bersama teman menjadi salah satu cara yang membuat pengalaman menonton semakin menarik. Reaksi spontan ketika muncul adegan mengejutkan, saling menebak jalan cerita, hingga membicarakan film setelah selesai ditonton menjadi bagian dari keseruan yang dirasakan penonton. Hal tersebut membuat film horor tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga dapat menjadi sarana bersama untuk melepas penat.

Salah seorang mahasiswa, Zaidan, mengungkapkan bahwa ia lebih menyukai film horor dibandingkan beberapa genre lainnya. Menurutnya, daya tarik film horor terletak pada suasana tegang dan rasa penasaran yang muncul sepanjang film.

“Saya suka film horor karena biasanya bikin penasaran sama jalan ceritanya. Selain itu, suasana tegang dan kagetnya itu yang bikin seru, apalagi kalau nontonnya bareng teman,” ujar Zaidan.

Zaidan menilai bahwa film horor memiliki cara tersendiri untuk membuat penonton tetap memperhatikan cerita. Penonton biasanya dibuat penasaran terhadap adegan berikutnya sehingga keinginan untuk mengetahui akhir cerita menjadi semakin besar.

Selain ketertarikan pribadi, Zaidan juga melihat bahwa faktor kebersamaan menjadi salah satu alasan film horor masih banyak diminati mahasiswa. Menurutnya, menonton bersama teman dapat membuat film yang menegangkan terasa lebih menyenangkan karena penonton dapat berbagi reaksi selama film berlangsung.

“Menurut saya film horor masih banyak diminati mahasiswa karena seru kalau ditonton bareng. Kita bisa sama-sama tegang, kaget, terus setelah film selesai biasanya malah jadi bahan obrolan sama teman,” katanya.

Pengalaman menonton di bioskop juga memberikan suasana yang berbeda dibandingkan menonton dari rumah. Ruangan yang gelap, layar yang besar, serta efek suara yang terdengar lebih kuat dapat membuat suasana dalam film terasa semakin nyata. Kondisi tersebut membuat adegan menegangkan terasa lebih kuat bagi penonton.

Meski menawarkan ketegangan, daya tarik film horor tidak hanya bergantung pada adegan mengejutkan. Jalan cerita yang menarik, karakter yang kuat, serta misteri yang membuat penonton penasaran turut menjadi faktor yang membuat sebuah film horor mampu menarik perhatian.

Kehadiran Munafik: Melawan Iblis dan Insidious: Out of the Further di bioskop menjadi salah satu bukti bahwa film horor masih menjadi bagian dari pilihan hiburan penonton. Bagi mahasiswa seperti Zaidan, rasa penasaran, ketegangan, dan keseruan menonton bersama teman menjadi alasan genre horor tetap menarik untuk dinikmati.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme