Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

“Dicemplungin” ke Air Nira, Singkong Ini Jadi Cimplung Camilan Manis Khas Banyumas yang Cocok Buat Jualan!

Posted on September 15, 2026September 15, 2026 by Hanunah Mumtaz

Sumber: Zakia Indah Pratiwi

PURWOKERTO, SUDUTNALAR.COM – Di tengah gempuran camilan kekinian, cimplung tetap eksis sebagai kudapan manis favorit masyarakat Banyumas, Jawa Tengah. Terbuat dari singkong atau umbi-umbian yang direbus dalam air nira kelapa, cimplung menawarkan rasa manis alami yang legit dengan aroma pandan yang khas.

Makanan tradisional ini tidak hanya enak, tetapi juga memiliki nilai budaya karena proses pembuatannya menyatu dengan tradisi pembuatan gula merah. Teksturnya yang empuk dan warnanya yang kecokelatan membuat cimplung cocok dinikmati keluarga, disajikan saat acara hajatan, atau bahkan dijadikan ide jualan rumahan yang menjanjikan. Cimplung singkong dengan kuah kental air nira, camilan manis khas Banyumas yang mengenyangkan.

Mengenal Cimplung: Kudapan Tradisional Penuh Makna
Cimplung adalah makanan khas Banyumas yang terbuat dari singkong, ubi, keladi, pisang, atau kelapa muda yang dimasak dalam air nira (air bunga kelapa) yang sedang direbus menjadi gula merah. Nama “cimplung” berasal dari bahasa Banyumasan yang berarti “tenggelam”, merujuk pada cara memasaknya yaitu bahan makanan “dicemplungkan” ke dalam rebusan air nira.

Kudapan ini populer di wilayah Sudimara, Cilongok, Purwokerto, dan sekitarnya, terutama saat musim panen singkong atau ketika warga sedang mengolah gula merah. Rasanya manis alami dari nira kelapa, dengan tekstur empuk.

Bahan-bahan Membuat Cimplung Singkong

  1. 500–700 gram singkong,pisang,dan kelapa pilihan (yang empuk saat direbus)

Sumber: Zakia Indah Pratiwi

2). 1-1,5 liter air nira kelapa segar (badheg)

Alat yang Dibutuhkan

  1. Panci besar atau wajan
  2. Pisau dan talenan
  3. Sendok kayu untuk mengaduk
  4. Piring saji

Cara Membuat Cimplung Singkong

  1. Langkah 1: Persiapan Bahan
    Kupas singkong hingga bersih, lalu potong-potong sesuai selera (ukuran sedang agar mudah matang). Lalu cuci singkong dengan air mengalir hingga bersih dari getah.
  2. Langkah 2: Memasak Air Nira
    Siapkan panci, masukkan air nira, masak dengan api sedang hingga mendidih dan gula larut sempurna.
  3. Langkah 3: Memasak Singkong
    Setelah air nira mendidih, masukkan singkong ke dalam rebusan. Masak selama 30–45 menit dengan api sedang, sambil sesekali diaduk agar matang merata dan tidak gosong. Jika air menyusut tapi singkong belum empuk, tambahkan sedikit air.

Sumber: Zakia Indah Pratiwi

Langkah 4: Penyajian
Setelah singkong empuk dan kuah mengental, angkat dari kompor.
Tuang ke piring saji, sajikan selagi hangat.
Jika ingin variasi, siram dengan kuah santan yang sudah direbus bersama daun pandan dan sedikit garam.

Sumber: Zakia Indah Pratiwi

Tips Agar Cimplung Lebih Nikmat

  1. Pilih singkong yang bagus (tidak berserat keras) agar hasil akhir empuk
  2. Gunakan air nira segar untuk menghasilkan rasa manis alami yang lebih kuat.
  3. Jangan terlalu sering mengaduk agar singkong tidak hancur.
  4. Cicipi rasa, tambahkan gula pasir jika ingin lebih manis.

Anda bisa menjualnya di:

  1. Depan rumah atau sekolah
  2. Acara hajatan dan kumpul keluarga
  3. Media sosial (WhatsApp, Instagram, Facebook)

Cimplung bukan sekadar camilan, tetapi juga warisan budaya Banyumas yang layak dilestarikan. Dengan rasa manis alami dan tekstur empuk, cimplung cocok untuk dinikmati keluarga atau dijadikan ide jualan yang menguntungkan.

Selamat mencoba dan semoga sukses!.

Reporter: Zakia Indah Pratiwi

Editor: Firdaus Novri Alamsyah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme