Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Di Tengah Berbagai Tantangan, Semangat untuk Bermimpi dan Berkembang Tak Pernah Padam

Posted on Oktober 9, 2026 by Zidan Diyaaul Haq
Prestasi Prima dalam Lomba Menyanyi Gebyar Inklusi 2024 menjadi salah satu pengalaman yang semakin menumbuhkan kepercayaan dirinya untuk terus berkarya di bidang musik. 
(foto: dokumentasi pribadi)

BANYUMAS, SudutNalar – Senyum lebar terpancar dari wajah Prima saat menggenggam sebuah piala di tangannya. Duduk di kursi roda, mahasiswa Universitas Telkom itu tampak bangga menunjukkan hasil dari usaha yang telah ia lakukan. Di balik piala yang diraihnya, tersimpan perjalanan panjang, semangat, dan kecintaannya pada dunia tarik suara yang telah ditekuni sejak kecil.

Bagi Prima, bernyanyi bukan sekadar hobi. Musik menjadi ruang baginya untuk mengekspresikan diri, menyalurkan perasaan, sekaligus membangun kepercayaan diri. Ketertarikannya pada dunia tarik suara berawal dari kebiasaan sederhana, yaitu mendengarkan lagu dan ikut menyanyikannya.

“Saya mulai suka bernyanyi dari kecil. Awalnya cuma karena suka mendengarkan lagu dan ikut bernyanyi. Lama-kelamaan saya merasa bernyanyi itu menyenangkan dan bisa menjadi cara untuk mengekspresikan diri sendiri,” ujarnya.

Kecintaan terhadap musik membuat Prima terus mengembangkan kemampuannya. Ia bahkan sempat mengikuti les vokal untuk mendukung hobinya tersebut. Tidak berhenti di situ, ia mulai memberanikan diri mengikuti berbagai lomba menyanyi sejak duduk di bangku sekolah dasar.

“Awalnya pertama kali waktu SD. Lama-kelamaan makin suka nyanyi karena memang suka tampil di depan banyak orang dan memang hobinya begitu, lalu saya tekuni sampai sekarang,”  ujarnya.

Keberanian tampil di depan banyak orang tidak datang begitu saja. Seperti kebanyakan orang, Prima juga kerap merasakan gugup ketika harus berdiri di hadapan penonton. Namun, baginya rasa gugup bukan alasan untuk berhenti mencoba.

Selain harus mempersiapkan penampilan, Prima juga perlu memperhatikan berbagai hal lain sebelum tampil. Dalam kondisi tertentu, ia menggunakan kursi roda untuk membantu mobilitasnya, terutama ketika harus menempuh jarak yang cukup jauh.

“Kalau tampil di atas panggung, tantangannya tentu rasa gugup dan harus menyesuaikan diri dengan kondisi tempat. Karena saya juga menggunakan alat bantu, terkadang saya harus mempersiapkan semuanya lebih matang sebelum tampil,” jelasnya.

Meski demikian, berbagai tantangan tersebut tidak pernah memadamkan semangatnya. Justru dari pengalaman-pengalaman itulah Prima belajar untuk menjadi pribadi yang lebih kuat dan percaya diri.

Salah satu pencapaian yang berhasil diraihnya adalah Juara 3 dalam Lomba Menyanyi Gebyar Inklusi 2024 di Kabupaten Banyumas. Prestasi tersebut menjadi salah satu momen yang membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan yang selama ini dilakukannya tidak sia-sia.

“Pernah banyak pengalaman yang membuat saya lebih percaya diri dalam berkarya, terutama di bidang musik dan menyanyi,” ungkapnya.

Saat ini, selain menjalani perkuliahan, Prima juga aktif mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Telkomnika Voice di Universitas Telkom. Melalui kegiatan tersebut, ia tetap menyalurkan minat dan bakatnya di bidang musik bersama mahasiswa lain yang memiliki kecintaan yang sama terhadap dunia tarik suara.

Di balik perjalanan yang dijalani, dukungan dari keluarga dan orang-orang terdekat menjadi salah satu sumber semangat terbesar bagi Prima. Ketika rasa kurang percaya diri datang, keluarga dan teman-temannya selalu hadir memberikan dorongan untuk terus maju.

“Yang paling banyak mendukung tentunya keluarga. Selain itu, teman-teman dan orang-orang terdekat juga sering memberikan semangat, terutama ketika saya sedang merasa kurang percaya diri,” jelasnya.

Bagi Prima, alasan untuk terus bernyanyi sebenarnya sederhana. Ia mencintai apa yang ia lakukan dan tidak ingin berbagai tantangan yang dimilikinya menjadi penghalang untuk berkembang.

“Saya memang dari dulu suka bernyanyi dan merasa senang ketika bisa melakukan hal yang saya sukai. Saya juga tidak ingin kondisi atau tantangan yang saya punya membuat saya berhenti mencoba. Justru saya ingin terus belajar dan berkembang menjadi lebih baik,” tuturnya.

Ke depan, Prima berharap dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik sekaligus terus mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Ia juga tertarik untuk mencoba dunia voice acting apabila memiliki kesempatan di masa mendatang.

Prima menyampaikan pesan sederhana yang lahir dari pengalaman hidupnya. Menurutnya, setiap orang memiliki kekurangan, kelebihan, dan proses yang berbeda-beda. Karena itu, tidak ada alasan untuk takut mencoba.

“Jangan terlalu memikirkan kekurangan diri sendiri sampai akhirnya takut mencoba. Setiap orang punya kelebihan dan prosesnya masing-masing. Jadi tetap percaya diri, berani mencoba, dan jangan takut untuk berkembang,” pesannya.

Bagi Prima, bernyanyi bukan hanya tentang nada dan lagu. Di balik setiap penampilan, terdapat keberanian untuk melangkah, keyakinan untuk terus berkembang, dan semangat untuk membuktikan bahwa mimpi dapat diraih oleh siapa saja yang mau berusaha.

Penulis : Hayudya Komalashinta

Editor : Gevira Dewi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme