Reporter : Helma Ayu Feliana
Editor : Dwi Najla Afiyah

Helma Ayu Feliana – sudutnalar. Jumat, 18 September 2026
BANTARKAWUNG, sudutnalar – Bapak Eko Widiyanto, teknisi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Unit Bantarkawung, menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga pasokan air bersih untuk masyarakat. Selama hampir 24 tahun mengabdi, Pak Eko dikenal masyarakat sebagai sosok yang siap siaga membantu pelanggan, bahkan di luar jam kerja resmi.
Dedikasi tersebut terbukti setiap kali terjadi gangguan distribusi air di wilayah Bantarkawung. Sejak pagi hingga larut malam, ia bersama rekan kerjanya tanpa lelah menangani berbagai kendala demi memastikan air bersih tetap mengalir ke rumah warga.
Bagi sebagian orang, air yang mengalir lancar dari keran kerap terlihat sebagai hal sederhana. Namun, di balik kemudahan itu, ada dedikasi petugas yang sangat berjasa. Peran mereka menjadi kian krusial saat musim kemarau tiba dan sumber air mulai menyusut.
Pada tahun 2025, musim kemarau penjang melanda Desa Bantarkawung dan memicu kekeringan panjang.
“Tahun lalu, kemarau melanda Bantarkawung, hingga pasokan air menipis. Bahkan sumber Cihirup, sumber air PDAM unit Bantarkawung yang berada di ujung utara Bantarkawung mengalami kekeringan karena tidak ada rembesan air dari bebatuan sekitarnya.” Ujar Pak Eko
Kekeringan panjang sempat menyulitkan aktivitas sehari-hari warga Desa Bantarkawung. Menanggapi situasi tersebut, Pak Eko dan rekan kerjanya segera mengambil langkah cepat untuk menangani hal tersebut.
“Saya tidak ingin melihat pelanggan merasa kesulitan mendapatkan air bersih. Akhirnya saya dan rekan kerja lainnya berinisiatif mengambil pasokan air dari PDAM Unit Bumiayu untuk dibagikan secara gratis kepada warga,” lanjutnya.
Upaya tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Pak Eko terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Baginya, tugas sebagai teknisi tidak hanya menyelesaikan gangguan teknis, tetapi juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan meski dalam situasi yang sulit.
