Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Daya Tarik “Teh Hijau” Tulus di Kalangan Pendengar Muda

Posted on September 15, 2026September 16, 2026 by aflah amanullah

Sudutnalar.com, 15 September 2026

PURWOKERTO, Sudutnalar.com– Lagu terbaru milik Tulus yang berjudul “Teh Hijau” tengah menarik perhatian sejumlah pendengar muda di Purwokerto sejak dirilis pada 30 Juni 2026. Lagu yang dikenal melalui platform media sosial tersebut disukai karena memiliki musik yang ringan serta lirik yang dianggap dekat dengan pengalaman dan perasaan mereka.

Mendengarkan “Teh Hijau” Tulus – Pendengar Menikmati Lagu Melalui Spotify (Foto: sudutnalar.com/Adzra Rosalina)

Salah satu daya tarik “Teh Hijau” terletak pada musiknya yang ringan dan nyaman didengarkan. Karakteristik tersebut membuat lagu ini dapat menemani berbagai macam aktivitas. 

Salah satu pendengar, Allexsa, mengatakan bahwa “Teh Hijau” memberikan suasana yang hangat dan nyaman saat didengarkan. Musik yang sederhana membuat lagu ini terasa mudah dinikmati dalam berbagai keadaan.

“Aku suka karena menurutku lagunya punya suasana yang hangat dan nyaman. Ada kesan sederhana tapi ngena, apalagi kalau didengerin sambil santai atau nugas,” ujarnya.

Selain musik, lirik menjadi faktor lain yang membuat “Teh Hijau” menarik bagi pendengar. Lirik yang menggunakan kata-kata sederhana membuat pesan dalam lagu lebih mudah dipahami. Kanaya, menilai daya tarik lagu tersebut terletak pada cara Tulus merangkai kata secara lugas.

“Tulus itu kalau membuat lirik, cara merangkainya bagus. Bukan merangkai dengan lirik yang asing,” ujarnya.

Menurutnya, kedekatan lirik tersebut dapat dirasakan ketika seseorang sedang mengalami burnout. Beberapa hal yang disampaikan dalam lagu, seperti mengalihkan diri dengan membaca buku atau menikmati alam, terasa sesuai dengan kondisi yang pernah dialaminya.

Pendapat lain disampaikan Calista;, ia menghubungkan isi lagu dengan kondisi seseorang setelah mengalami perpisahan dan keinginan untuk menikmati waktu sendiri. Ia juga menilai lirik “Teh Hijau” tidak sulit untuk diingat sehingga chorus  menjadi salah satu bagian yang paling disukai.

“Karena lagunya easy- going banget, enak didengerin, dan liriknya mudah untuk dihafal. Terus liriknya juga sedikit relate buat orang yang habis putus cinta dan ingin membahagiakan dirinya sendiri,” katanya.

 
Popularitas lagu di media sosial juga turut membuat “Teh Hijau” mudah ditemukan oleh para pendengar. Lagu tersebut kerap digunakan dalam berbagai konten di platform sehingga keberadaannya semakin dikenal luas.
Perpaduan musik yang ringan dan nyaman, lirik yang sederhana, serta tema yang dekat dengan pengalaman pendengar menjadi beberapa faktor yang membuat “Teh Hijau” menarik dan disukai oleh pendengar muda.

Penulis – Adzra Rosalina
Editor – Caesaria Cahaya Rembulan


Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme