Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Tempe Tipis hingga Jadi Favorit, Cerita Mendoan di Cilacap

Posted on September 15, 2026September 15, 2026 by Ardita Nadine

Reporter : Fadel Daren Nafisa

Editor : Happy Zahra Khairunnisa

SudutNalar, 12 September 2026

(Sumber: Fadel Daren Nafisa)

Sajian mendoan yang dijual di salah satu warung rumahan di Desa Brani, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap.

CILACAP, SudutNalar— Sajian mendoan menjadi menu favorit di sebuah warung rumahan milik Bu Tika di Desa Brani, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, dengan penjualan mencapai 84 lembar per hari. Usaha yang berdiri sejak tahun 2023 ini dijalankan sang pemilik untuk menambah pendapatan keluarga tanpa mengabaikan tugas rumah tangga.

Penjual mengatakan bahwa keputusan memulai usaha tersebut didasari oleh kebutuhan ekonomi keluarga. “Alasannya, karena ingin menambah penghasilan dan lebih fokus mengurus keluarga,” ujarnya saat ditemui di lokasi penjualan.(12/09/2026).

(Sumber: Fadel Daren Nafisa)

Penampakan warung rumahan yang menjual mendoan di Desa Brani, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap.

Selain mendoan, warung ini menyediakan Roti Bakar Khas Bandung, aneka gorengan seperti brontak, pisang goreng, bakwan, dan dage goreng. Meski pilihan menu beragam, mendoan tetap mendominasi angka penjualan bulanan.

Proses pembuatan mendoan diawali dengan mengiris tempe secara tipis, lalu membalutnya menggunakan adonan tepung berbumbu sebelum akhirnya digoreng singkat. Menurut penjual, keunikan olahan tempe ini terletak pada rasa dan teksturnya. “Ciri khasnya, rasa gurih beda dari yang lain, tampilan menarik, lebih kriuk meskipun tanpa tambahan obat atau bumbu lainnya,” tuturnya. (12/09/2026). Penjual merasa bersyukur karena olahannya selalu diminati pembeli.

Namun, perjalanan usaha ini tidak selalu lancar. Penjual mengkhawatirkan kendala teknis seperti regulator gas yang mendadak macet saat pesanan ramai. Akhirnya, proses memasak sempat terhambat sehingga pembeli harus mengantre lebih lama.

Meskipun menghadapi hambatan tersebut, sang penjual tetap gigih merawat usahanya. Hingga kini, mendoan masih menjadi tumpuan utama sumber penghasilan tambahan bagi keluarganya.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme