Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Tempat Ibadah Hingga Rekreasi, Pesona Ganda Gunung Selok Cilacap

Posted on September 14, 2026September 14, 2026 by calista aneen

Sudutnalar.com, 12 September 2026

Taman Wisata Alam Gunung Selok (Foto: sudutnalar.com/Allexsa Adytia)

CILACAP, Sudut Nalar. Taman Wisata Alam Gunung Selok terletak di Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata alam, melainkan juga dimensi spiritual yang menarik minat pengunjung dari berbagai daerah, bahkan mancanegara. Di kawasan ini terdapat Padepokan Agung Sanghyang Jati tempat kegiatan spiritual, meditasi, dan sosial budaya yang kini juga menjadi kunjungan wisata.

Padepokan Agung Sanghyang Jati Gunung Selok (Foto: sudutnalar.com/Allexsa Adytia)

Bhikku Cira Subho, pengelola sekaligus pengasuh Padepokan Agung Sanghyang Jati Gunung Selok menjelaskan bahwa sejarah Gunung Selok sebagai tempat spiritual sudah ada sejak zaman kerajaan. Kawasan ini dahulu digunakan para biksu, pertapa, dan penasihat raja untuk berlatih, bermeditasi, dan berguru. Pada masa itu, raja maupun penasihatnya kerap datang untuk meminta petunjuk dan mendoakan kepemimpinan kerajaan, khususnya pada waktu-waktu tertentu seperti bulan purnama.

Tradisi tersebut masih berlangsung hingga kini. Hari-hari tertentu, seperti Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon, serta saat momen bulan purnama, masih menjadi waktu yang banyak dipilih pengunjung untuk melakukan ritual di kawasan ini.

Padepokan yang berdiri di bawah naungan Yayasan Padepokan Agung Sanghyang Jati ini mulai dirintis pada 1994 hingga 2000, sebelum akhirnya dibuka untuk umum sebagai kawasan wisata sejak 2009. Sejak saat itu, pembangunan fasilitas terus dilakukan secara bertahap meski masih terbatas.Sebagai tempat spiritual, Padepokan Agung Sanghyang Jati menggabungkan berbagai tradisi, termasuk kejawen dan unsur lintas keagamaan. Keberagaman tersebut menarik wisatawan dari Jawa, China, hingga Thailand.

Proses Pembangunan Tempat Pemujaan Dewa Semeru (Foto: sudutnalar.com/Allexsa Adytia)

Dalam waktu dekat, pengelola berencana membangun tempat pemujaan Dewa Semeru, yang digambarkan sebagai dewa catur muka atau bermuka empat berbentuk patung. Peletakan batu pertama pembangunan ini bahkan telah dilakukan pada pagi hari ini (Sabtu, 12/09/26).

Pengelolaan sehari-hari padepokan dilakukan oleh pengurus inti yang sebagian besar berasal dari luar daerah, seperti Jakarta, serta pengurus pelaksana yang mayoritas warga Cilacap. Pembagian tugas pengelolaan meliputi bagian spiritual, pelayanan, perawatan, hingga konsumsi.

Secara umum, pengunjung yang datang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu pengunjung yang datang untuk melakukan ritual, berdoa, bertapa atau meditasi, dan pengunjung yang datang sekadar untuk berwisata, seperti berjalan-jalan, berekreasi, dan berfoto.

Bagi pengunjung wisata umum, jam kunjungan dibatasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00, sedangkan bagi pengunjung yang datang untuk beribadah, kawasan ini dapat dikunjungi kapan saja tanpa batasan waktu.

Bhikku Cira Subho berpesan kepada masyarakat yang belum pernah berkunjung agar tidak ragu untuk datang. Ia menegaskan bahwa Padepokan Agung Sanghyang Jati adalah tempat untuk merelaksasi diri, bersyukur, berdoa, dan berserah diri kepada Tuhan, serta tidak mengembangkan praktik yang bertentangan dengan nilai keagamaan seperti ritual tumbal.

“Tempat ini terbuka untuk umum, untuk siapa saja, termasuk para peziarah. Jangan ragu, jangan takut, jangan khawatir,” pungkasnya.

Penulis : Allexsa Adytia

Editor  : Asya Sahitya Firdaniza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme