Reporter : Calista Vania Maharani Putri | Editor : Amelia Ramandha
Sabtu, 19 September 2026

Sumber Foto : Sri Puji Rahayu
KEBUMEN – Tak banyak yang menyangka, sebuah Owner Rumah Mewarnai bernama Ibu Sri
Puji Rahayu yang biasa dikenal sebagai Ibu Puji. Rumah Mewarnai terletak daerah Panjer
Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen. Berawal dari hanya dua orang anak, sebuah rumah
mewarnai kini berkembang menjadi ruang belajar dan kreativitas bagi lebih dari 100 anak. Di
balik perkembangan tersebut terdapat perjuangan seorang Ibu yang memiliki tekad kuat untuk
membangun tempat belajar yang tidak hanya mengajarkan teknik mewarnai, tetapi juga
mendorong anak-anak untuk berani berkarya dan mengembangkan potensi diri.
Pada awal merintis, kegiatan rumah mewarnai tersebut hanya diikuti oleh dua anak, jumlah yang
masih sedikit tidak membuat sang owner menyerah. Owner terus mengembangkan kegiatan dan
memperkenalkan rumah mewarnai kepada masyarakat melalui media sosial, serta dari mulut ke
mulut. Prinsip sang owner, yaitu membantu anak muridnya yang belum tau ilmu mewarnai,
menggambar, dan melukis, sehingga mereka dapat menguasai ilmu keterampilan dengan baik,
membantu anak muridnya agar bisa berimajinasi tentang warna dan gambar, membantu melatih
agar bisa mandiri dan bertangganggung jawab, serta membantu menyalurkan hobi anak murid
agar terus bertumbuh menjadi lebih baik. Perkembangan rumah mewarnai tersebut juga semakin
terlihat melalui berbagai prestasi yang diraih oleh para muridnya. Anak-anak muridnya berhasil
memenangkan berbagai perlombaan mewarnai di suatu acara salah satunya pada event Kodomo
yang berkolabororasi dengan Alfamart yang diikuti 1.000 peserta dari Yogyakarta, Purwokerto,
Purbalingga, Purworejo, dan Kutoarjo. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus
bukti bahwa proses belajar dan latihan yang dilakukan di rumah mewarnai mampu membantuSumber Foto : Sri Puji Rahayu
anak-anak mengembangkan kemampuan mereka.

Sumber Foto : Sri Puji Rahayu
Selain mengajar di sanggar, sang owner juga aktif mengajar kegiatan ekstrakurikuler di sekolah
dasar, yaitu SD IT Ibnu Abbas dan SD IT AlMadinah, ia dapat berbagi ilmu dan pengalaman
kepada lebih banyak anak di luar sanggar. Ia berusaha menciptakan suasana belajar yang
menyenangkan sehingga anak-anak tidak hanya belajar mengenai teknik mewarnai, tetapi juga
memiliki keberanian untuk menunjukkan hasil karya mereka.
Melihat jumlah peserta yang terus bertambah dan prestasi yang diraih para murid, sang owner
kini memiliki keinginan untuk membuka cabang rumah mewarnai. Rencana tersebut masih
menghadapi kendala karena belum memiliki mentor yang dapat membimbing dan mendampingi
proses pengembangan cabang. Tetapi, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangatnya
untuk terus mencari peluang dan membangun relasi yang dapat mendukung rencana tersebut.

Perjalanan dari dua anak hingga lebih dari 100 anak menunjukkan bahwa keberhasilan dapat
dibangun dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Ditambah dengan berbagai
kemenangan yang diraih para murid, rumah mewarnai tersebut kini tidak hanya menjadi tempat
belajar, tetapi juga menjadi ruang yang mampu melahirkan prestasi dan memberikan motivasi
bagi anak-anak lainnya. Bagi sang owner, perkembangan tersebut menjadi dorongan untuk terus
berjuang dan membawa lebih banyak anak menuju pengalaman belajar yang positif dan
berprestasi. Pesan dari Ibu Owner βditengah kondisi ekonomi yang tidak menentu sudah pasti
akan merubah pola pikir dan tindakan masyarakat, tetapi kita harus tetep optimis bahwa keadaan
yang sekarang terjadi pasti ada solusi terbaik buat kita semua, tetap percaya diri dan optimis
untuk masa depan semua.β ujar Ibu Puji.
