Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Ragu di Depan Kelas, Maulana Beradaptasi dengan Tantangan Komunikasi

Posted on Oktober 9, 2026Oktober 9, 2026 by zulfa izaz

Penulis: Nesa Aprillia

Sudutnalar.com, 8 Oktober 2026

Maulana saat mengunjungi pameran di sela aktivitasnya. 
(Foto: Dokumen Pribadi)

Banten, SudutNalar – Di depan kelas, seorang mahasiswa baru sempat terdiam. Ia menunggu sambil bertanya dalam hati, “Apakah saya sudah siap untuk masuk kelas?”

Keraguan itu pernah dirasakan Maulana ketika pertama kali memasuki dunia perkuliahan. Dengan cara komunikasi yang berbeda, lingkungan kampus menjadi ruang baru yang harus ia pahami sedikit demi sedikit. Bukan hanya mengikuti perkuliahan, tetapi juga menemukan cara berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.

Kini, Maulana merupakan mahasiswa semester 7 Jurusan Manajemen di Universitas Pamulang. Di tengah kesibukannya menyelesaikan perkuliahan dan mempersiapkan penelitian untuk skripsi, ia masih terus belajar menyesuaikan diri dengan berbagai situasi.

Pada awal kuliah, rasa percaya diri Maulana belum sepenuhnya tumbuh. Setelah memasuki kelas, ia mencoba berkenalan dengan teman yang duduk di sebelahnya. Namun, perbedaan cara berkomunikasi membuat percakapan mereka tidak berjalan mudah.

Maulana kemudian menjelaskan kondisinya kepada temannya.

“Maaf, saya tuli. Apakah kita bisa berkomunikasi dengan mengetik di HP?” katanya.

Awalnya temannya kaget, tetapi setelah Maulana menjelaskan, temannya dapat memahami dan menghargai cara komunikasinya. Maulana juga meminta bantuan untuk menjelaskan kondisinya kepada dosen. Temannya bersedia membantu. Hal sederhana itu membuat Maulana merasa lebih tenang karena ada seseorang yang dapat membantunya berkomunikasi dengan dosen.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu momen yang paling berkesan selama perjalanan kuliahnya. Dari yang semula ragu berkomunikasi, Maulana perlahan mulai terbiasa dengan lingkungan kampus. Ia pun menjadi lebih berani berinteraksi dengan teman dan dosen, meskipun tetap menggunakan cara komunikasi yang sesuai dengan kondisinya.

“Awalnya memang tidak mudah, tetapi lama-lama saya bisa menyesuaikan diri dan menjadi lebih percaya diri,” ujarnya.

Namun, perjalanan Maulana tidak selalu berjalan mulus. Kesulitan berkomunikasi terkadang membuatnya kesulitan memperoleh informasi mengenai perkuliahan dan tugas. Ada kalanya ia merasa lelah karena harus memastikan kembali informasi yang belum diterimanya.

“Tugasnya mana? Mengapa saya tidak diberi tahu informasinya?” pikirnya ketika mengalami kesulitan mendapatkan informasi.

Meski demikian, Maulana tidak memilih untuk berhenti. Ia berusaha mencari jalan lain dengan bertanya kepada teman-temannya untuk memastikan informasi yang diterima. Jika masih belum jelas, ia bertanya langsung kepada dosen mengenai tugas yang harus dikerjakan.

Keputusannya untuk terus melanjutkan kuliah juga tidak terlepas dari janji Maulana kepada kedua orang tua. Ketika merasa ingin menyerah, Maulana kembali mengingat tujuannya untuk menyelesaikan pendidikan.

“Saya tetap menjalani kuliah karena sudah berjanji kepada orang tua untuk menyelesaikan pendidikan,” tuturnya.

Seiring waktu, berbagai kesulitan yang dialami perlahan mengubah cara pandang Maulana. Ia menyadari bahwa tidak semua hal dapat berjalan sesuai dengan harapan. Dari pengalaman tersebut, Maulana belajar untuk lebih berani bertanya dan mencari informasi secara mandiri.

“Kondisi saya, bukan alasan saya tidak mampu melakukan sesuatu,” katanya.

Bagi Maulana, kondisi pendengarannya bukan penghalang untuk terus belajar. Ia memang membutuhkan cara komunikasi yang berbeda, tetapi tetap dapat belajar, beradaptasi, dan menyelesaikan perkuliahan.

Saat ini, Maulana fokus menyelesaikan kuliah. Setelah itu, ia ingin terus mengembangkan kemampuan dan mencari pengalaman kerja yang sesuai dengan kemampuannya.

Di luar kesibukan kuliah, Maulana mengisi waktunya dengan membaca berita dan membaca novel. Baginya, membaca berita bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi cara untuk memperoleh wawasan baru.

Perjalanan Maulana menunjukkan bahwa meminta bantuan bukan berarti tidak mampu. Perbedaan cara berkomunikasi juga tidak harus menjadi alasan untuk membatasi diri.

“Jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan selama kuliah. Saya sendiri pernah mengalami kesulitan, tetapi saya bersyukur mendapat dukungan dari teman-teman sekelas yang mau membantu dan memahami saya. Dari situ saya belajar bahwa kita tidak harus menghadapi semuanya sendirian. Jadi, tetap percaya diri, jangan takut bertanya atau meminta bantuan, dan terus berusaha sampai tujuan kita tercapai,” pesannya kepada mahasiswa lain.

Dari berbagai kesulitan yang pernah membuatnya ragu, Maulana menemukan satu hal yang terus membawanya maju, keputusan untuk tetap melangkah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme