Nabila Kamilia Putri, 20 September | 16.35 WIB

Heri Purnomo Adi saat memberikan pelayanan kepada masyarakat di KUA Susukan, Banjarnegara. (Dok. Heri Purnomo Adi)
Banjarnegara — sudutnalar.com, Heri Purnomo Adi dilantik sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susukan secara daring dari Makkah pada 16 Juli 2023. Saat itu, ia sedang bertugas sebagai Petugas Haji Kloter 74 Banjarnegara.
Sebelum menjadi kepala KUA, Heri aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan sosial. Pengalaman tersebut menjadi bekal baginya dalam memimpin dan bekerja sama dengan rekan kerja.
“Melayani masyarakat adalah bagian dari pengabdian sebagai PNS. Selain itu, melayani dengan sepenuh hati dan berusaha semaksimal mungkin untuk mempermudah layanan adalah bagian dari ibadah yang saya yakini,” ujar Heri.
Dalam menjalankan tugasnya, Heri membangun kerja sama dengan pegawai dan menjalankan berbagai program, seperti nikah massal, ikrar wakaf massal, dan bimbingan manasik haji. Baginya, pelayanan kepada masyarakat perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Tantangan muncul ketika Heri berupaya mengubah pandangan masyarakat terhadap layanan KUA yang dianggap rumit dan membutuhkan waktu. Ia kemudian mendorong pelayanan yang lebih mudah dijangkau melalui teknologi digital.
“Tantangan terbesar adalah mengubah paradigma masyarakat yang semula menganggap layanan itu ribet, lama, dan berbiaya mahal menjadi layanan yang mudah dijangkau serta bisa diakses melalui gawai,” kata Heri.
KUA Susukan kini menyediakan layanan legalisasi buku nikah dan rekomendasi nikah secara daring. Program Akta Nikah Digital juga dikembangkan untuk memudahkan pengelolaan dokumen. Respons masyarakat yang baik mendorong kantor tersebut untuk terus berinovasi.
“Respons masyarakat sangat baik, dan hal ini semakin memotivasi kami untuk selalu berinovasi demi terciptanya layanan prima,” ungkapnya.
Selama memimpin, Heri berharap masyarakat terus mendukung program KUA dan memberikan saran yang membangun. Ia ingin pelayanan tetap mengutamakan kemudahan dan kepedulian. Prinsipnya sederhana, “Layani masyarakat sebagaimana kita ingin dilayani.”
Penulis: Nabila Kamilia Putri
Editor: Kirania Eka Putri
