Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Kegagalan SNBP ke Panggung Internasional: Kisah Aidil Yusuf Malika Raih Beasiswa Penuh Berkat Medali Emas Sains

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by athaya qila
Aidil Yusuf Malika, Mahasiswa Berprestasi Telkom University 
(Foto: Chiquita Abidah Azni)

PURWOKERTO, SUDUTNALAR — Kegagalan menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lewat jalur SNBP, SNBT, maupun Mandiri, tak membuat Aidil Yusuf Malika, yang akrab disapa Malik, patah semangat. Alih-alih menyerah dan memilih gap year, mahasiswa Program Studi Bisnis Digital di Telkom University ini justru mengubah kegagalan menjadi batu loncatan meraih beasiswa prestasi secara penuh, berkat segudang prestasi internasional yang ia ukir semasa SMA.

Berawal dari Kegagalan, Menciptakan Jalan Kesuksesan

Malik bercerita, keputusannya melirik perguruan tinggi swasta (PTS) sempat menjadi jalan alternatif setelah upayanya mendaftar PTN gagal berkali-kali. Namun, alih-alih menjadi jalan pintas, jalur ini justru mempertemukannya dengan kesempatan besar di program beasiswa di Telkom University yang membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa berprestasi.

“Saya mencoba kesempatan lain dengan berusaha memperjuangkan diri saya agar tidak gap year dan terus meneruskan pendidikan,” ujarnya. Usahanya berbuah manis, ia dinyatakan lolos dan mendapatkan pendanaan penuh. Selain soal akademik, Malik mengaku menikmati babak baru hidupnya sebagai mahasiswa.

Penghargaan Finalis Lomba I2ASPO 2023 (Dokumentasi: Aidil Yusuf Malika)

Kunci di balik beasiswa penuh yang diraih Malik, tak lepas dari rekam jejak prestasinya di masa SMA. Ia berhasil menyabet medali emas tingkat internasional pada ajang I2ASPO (Indonesia International Applied Science Project Olympiad) dan medali perak di AISEEF (Asean Innovative Science Environmental Entrepreneur Fair). Dua pencapaian inilah yang ia sebut sebagai kunci utama pembuka pintu beasiswa penuhnya.

Menariknya, prestasi ini diraih tanpa mengorbankan hal lain. Malik tetap aktif berorganisasi selama SMA dan mampu mempertahankan nilai akademiknya di tengah kesibukan mengikuti berbagai kompetisi.

Perjalanan Panjang di Balik Medali

Di balik gemerlap medali yang ia raih, Malik mengungkap proses menuju kompetisi internasional penuh liku. Mulai dari penggalian ide, pengangkatan isu di lingkungan sekitar, pencarian jurnal bereputasi, hingga uji laboratorium dan trial and error produk berkali-kali.

Tantangan terbesar, menurutnya, datang dari sisi bahasa. “Saya juga terkendala bahasa, karena harus menggunakan bahasa Inggris dalam presentasi dan tanya jawab,” ujarnya. Selain harus mempelajari materi presentasi dalam bahasa Inggris dari nol, ia juga harus merancang desain booth yang menarik perhatian juri dan pengunjung.

Kegagalan pun bukan hal asing baginya. “Ya pernah, beberapa kali saya gagal dalam memenangkan kompetisi. Saya belajar untuk mengubah cara berpikir saya dan cara presentasi untuk memperbaiki tatanan bahasa,” tuturnya.

Membangun Jembatan Menuju Kantor Impian

Ke depannya, Malik berkomitmen mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di atas 3,5, tetap aktif berkompetisi, serta bergabung dengan organisasi dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang selaras dengan minat kariernya. Soal cita-cita profesional, Malik membidik dua jalur karier besar. Ia bergabung dengan perusahaan konsultan Big Four sebagai business analyst, atau mendalami spesialisasi cyber security di sektor e-commerce.

Pesan untuk Generasi Muda

Menutup perbincangan, Malik membagikan pesan yang mendalam bagi generasi muda yang tengah berjuang meraih mimpi.

“Kita bisa karena terbiasa, terbina, dan terpaksa. Mulai dari potensi diri dan peduli terhadap lingkungan, ragu hanya ketakutan sesaat, lawanlah,” ujar Malik.

Kisah Malik menjadi bukti nyata bahwa kegagalan di satu pintu bukan akhir dari segalanya, melainkan bisa menjadi awal dari perjalanan yang jauh lebih besar, asalkan diiringi kerja keras, konsistensi, dan keberanian melawan rasa ragu.

Penyusun : Chiquita Abidah Azni
Editor : Citra Rahma Latifah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme