Adnan Khalil Hakim – sudutnalar.com –

Suasana Pertandingan Dari Kepelatihan Chelsea, Sabtu (8/8/2026). (Koleksi).
PURWOKERTO – Tiga belas tahun setelah meninggalkan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) dengan kemenangan 8–1 atas Indonesia All-Star, Chelsea kembali menyapa para pendukungnya di Indonesia. Kedatangan kembali klub asal London tersebut bukan hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga menghidupkan kembali nostalgia bagi para The Blues yang telah menanti sejak 2013.
Kembalinya Chelsea juga disambut atmosfer meriah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Suasana stadion bergemuruh oleh dukungan kedua kelompok suporter. Salah satu sorotan datang dari pendukung AC Milan yang membentangkan Ttifo 3D berukuran besar di area tribun mereka.
Bagi pendukung Chelsea di Indonesia, kembalinya klub tersebut ke GBK menjadi momen yang terasa spesial. Jarak 13 tahun membuat kedatangan kali ini menghadirkan nostalgia, terutama bagi suporter yang telah mengikuti perjalanan Chelsea sejak kunjungan terakhir mereka ke Indonesia.
“Kembalinya Chelsea ke GBK setelah 13 tahun itu cukup spesial. Apalagi Chelsea terakhir datang ke Indonesia pada 2013, jadi ada rasa nostalgia tersendiri,” ujar salah seorang pendukung Chelsea Indonesia.
Meski waktu telah berlalu, antusiasme para pendukung Chelsea di Indonesia tetap terasa kuat. Menurutnya, hal tersebut tidak semata-mata dipengaruhi oleh hasil pertandingan, tetapi juga hubungan emosional yang telah terbentuk antara suporter dan klub.
“Hubungan penggemar dengan klub itu tidak hanya tentang hasil pertandingan. Banyak orang yang sudah mendukung Chelsea bertahun-tahun dan merasa punya ikatan sendiri dengan klubnya,” ujarnya.
Penulis – Adnan Khalil Hakim
Editor – Muhammad Husydardam Rajasanagara
