Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Curug Tebela Banyumas, Wisata Alam yang Memiliki Nilai Sejarah

Posted on September 14, 2026September 16, 2026 by calista aneen

Sudutnalar.com, 13 September 2026 

Curug Tebela, Minggu 13 September 2026

(Dokumentasi : Avrigh Aprilia Mahendrawati)

BANYUMAS, sudut nalar – Curug Tebela merupakan salah satu wisata alam di kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Curug ini memiliki pemandangan yang indah dan udara yang sejuk karena berada di lereng Gunung Slamet. Curug Tebela memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Airnya jatuh ke kolam alami yang memiliki kedalaman sekitar 9 meter. Di sekitar curug terdapat banyak pepohonan hijau dan bebatuan yang membuat suasana terasa asri dan tenang.

Curug Tebela, Minggu 13 September 2026

(Dokumentasi : Avrigh Aprilia Mahendrawati)

Curug Tebela secara administratif berada di Jalan Prodjo Tarmedja, Dusun Genting, Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Dari pusat Kota Purwokerto, perjalanan menuju lokasi dapat ditempuh sekitar 20-30 menit. Setelah sampai di area parkir, pengunjung hanya perlu berjalan melalui jalur setapak sekitar lima menit untuk mencapai lokasi curug.

Menurut pengelola, Curug Tebela dapat dikunjungi mulai pukul 06.30 hingga 17.00 WIB. Harga tiket masuk sekitar Rp7.000 per orang, dengan biaya parkir motor sekitar Rp3.000. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pengelola.

Daya tarik utama Curug Tebela terletak pada air terjun dan bebatuan di sekitarnya. Tebing batu di kawasan curug memiliki bentuk yang terlihat seperti balok atau peti dan tersusun secara alami. Bentuk batu inilah yang menjadi salah satu cerita mengenai asal-usul nama “Tebela”.

Curug Tebela, Minggu 13 September 2026

(Dokumentasi : Avrigh Aprilia Mahendrawati)

Selain keindahan alamnya, Curug Tebela juga menyimpan cerita sejarah. Foto-foto lama yang diperkirakan berasal dari sekitar tahun 1900-1905 menunjukkan keberadaan orang-orang Belanda di kawasan air terjun tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa kawasan Baturraden dan Curug Tebela telah dikenal sebagai tempat untuk menikmati suasana alam sejak masa kolonial. Curug Tebela juga mulai dikenal lebih luas setelah sejumlah konten mengenai keindahannya beredar di media sosial. Jalur menuju lokasi yang relatif singkat membuat wisatawan dapat menikmati suasana alam tanpa perlu berjalan jauh.

Menurut Sarkim, salah satu pengelola wisata Curug Tebela, kawasan tersebut sebenarnya sudah dikenal masyarakat sejak lebih dari sepuluh tahun lalu. Sebelum berkembang seperti sekarang, Curug Tebela pernah dikelola oleh pemerintah desa. “Kalau sejarahnya, sebenarnya sudah lebih dari 10 tahun yang lalu. Curug Tebela itu dulu pernah dikelola desa. Kemudian, setelah berjalan sekitar empat tahun, tempat ini mulai dikenal masyarakat,” ujar Sarkim.

Dengan keindahan air terjun, bebatuan yang unik, suasana yang masih asri, serta cerita sejarah yang menyertainya, Curug Tebela menjadi salah satu pilihan wisata alam yang menarik di Banyumas. Keberadaannya juga menunjukkan bahwa wisata alam tidak hanya menawarkan pemandangan, tetapi dapat menjadi bagian dari sejarah dan cerita masyarakat setempat.

Penulis :  Avrigh Aprilia Mahendrawati

Penyunting : Chiquita Abidah Azni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme