
(Foto: Dokumentasi Pribadi)
Purwokerto—Derap langkah kaki dan riuh obrolan pengunjung mewarnai kawasan Jalan Prof. Dr. Soeharso, tepatnya di sekitar Kompleks GOR Satria Purwokerto, pada Minggu (20/09/2026). Sejak pagi, pengunjung mulai berdatangan untuk menghabiskan waktu akhir pekan dengan berjalan santai, berolahraga, hingga menikmati aneka kuliner. Keramaian tersebut terlihat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) yang berlangsung sejak pukul 06.00 WIB.
Seiring bertambahnya pengunjung, aktivitas di sepanjang kawasan CFD pun semakin ramai. Deretan lapak pedagang yang berada di tepi jalan mulai dipadati pembeli. Aneka dagangan dijajakan mulai dari pecel, telur gulung, sosis bakar, hingga berbagai jenis minuman segar.
Lapak-lapak tersebut menjadi buruan pengunjung yang ingin mengisi perut usai beraktivitas. Tidak sedikit pula yang sengaja datang hanya untuk berburu kuliner khas pagi. Keramaian ini pun turut menghidupkan suasana di sekitar kawasan CFD.
Endang, salah satu pedagang pecel, mengaku tidak menyia-nyiakan momen keramaian tersebut. Menurutnya, pengunjung yang selesai berolahraga atau berjalan-jalan kerap mampir ke lapaknya untuk membeli makanan.
“Kalau pagi seperti ini memang ramai. Banyak yang setelah olahraga atau jalan-jalan mampir untuk membeli makanan,” ujar Endang.
Ia mengatakan, berjualan saat CFD memberikan tambahan penghasilan dibandingkan hari biasa. Jumlah pembeli yang meningkat membuat dagangannya lebih cepat terjual.
“Dibandingkan hari biasa, pembelinya lebih banyak saat CFD. Dagangan juga biasanya lebih cepat habis, jadi lumayan untuk menambah pemasukan,” tuturnya.
Hal serupa juga dirasakan Maman, pedagang es teh di kawasan CFD. Ia melihat pengunjung datang secara bertahap sejak pagi, terutama setelah menyelesaikan aktivitas olahraga.
“Biasanya pembeli datang bertahap. Mulai pagi ada yang mampir, kemudian semakin banyak setelah orang selesai olahraga. Biasanya mereka cari yang dingin-dingin,” tutur Maman.
Maman berharap keramaian CFD GOR Satria Purwokerto dapat terus terjaga. Menurutnya, semakin banyak pengunjung yang datang, semakin besar pula peluang pedagang kecil untuk memperoleh penghasilan tambahan.
“Harapannya CFD tetap ramai dan tertib. Kalau pengunjungnya banyak, kami para pedagang juga ikut terbantu,” ujarnya.
Ia juga berharap penataan lapak pedagang terus dibenahi. Penataan yang lebih teratur dinilai dapat membuat pengunjung merasa nyaman sekaligus memberikan ruang yang lebih leluasa bagi pedagang untuk berjualan.
Keberadaan CFD GOR Satria Purwokerto tidak hanya menjadi ruang bagi pengunjung untuk berolahraga dan menikmati akhir pekan. Di tengah aktivitas tersebut, pedagang kecil mendapatkan kesempatan untuk menawarkan dagangan kepada pengunjung yang datang. Bagi Endang, Maman, dan pedagang lainnya, CFD menjadi bagian dari aktivitas usaha yang berjalan seiring dengan kegiatan masyarakat di kawasan GOR Satria Purwokerto.
Penulis : Rimanda Sahya Citharesmi
Editor : Artika Sari Dewi
