Penulis : Zulfa Nur Auliya
Editor : Zidan Diyaaul Haq

PURBALINGGA (SUDUT NALAR) – Ekstrakurikuler karawitan SMA Negeri 2 Purbalingga terus menunjukkan eksistensinya dalam menjaga warisan budaya lokal. Berdiri sejak tahun ajaran 2022/2023, ekskul ini berkembang pesat dari yang semula hanya beranggotakan belasan siswa menjadi 40 anggota pada tahun ajaran 2026/2027, bahkan sukses meraih Juara 3 FLS3N Tingkat Kabupaten pada 30 April 2026 lewat persiapan latihan yang matang.
“Setiap tahun selalu ada siswa yang berminat. Apalagi fasilitas gamelan di sekolah sudah sangat lengkap, sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan. Saya yakin dari anak-anak inilah nanti akan lahir generasi penerus yang melestarikan seni karawitan,” ujar Bu Bondhan, pembina ekskul karawitan.
Keberhasilan ekstrakurikuler ini tak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah yang menyediakan ruang latihan khusus serta perlengkapan busana seperti jarit, baju lurik, dan kebaya. Sekolah bahkan mendatangkan pelatih dari luar, Pak Sulung, untuk mendampingi latihan para siswa. Berkat fasilitas tersebut, tim karawitan tidak hanya berprestasi di panggung FLS3N, tetapi juga sukses menyuguhkan pertunjukan kolaborasi bersama ekskul tari pada puncak HUT sekolah.

Meski kini sudah berprestasi dan memiliki puluhan anggota, ekskul karawitan tetap menghadapi tantangan tersendiri. Di awal tahun ajaran baru, jumlah siswa yang mendaftar sering kali sedikit, atau ada anggota yang mengundurkan diri di tengah jalan. Menghadapi kondisi naik-turunnya jumlah peserta ini, pembina terus memberikan motivasi agar para siswa tetap konsisten.
Perjuangan para anggota pun sangat terasa saat menghadapi pementasan besar atau perlombaan. Di bawah arahan pelatih, mereka menjalani latihan ketat dari pagi sampai sore sebanyak tiga kali seminggu selama lebih dari satu bulan. Kerja keras yang menguras tenaga, mental, dan waktu tersebut akhirnya terbayar manis saat mereka berhasil membawa pulang piala. Pencapaian ini membuktikan bahwa generasi muda SMAN 2 Purbalingga mampu melestarikan warisan budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.
