Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Berawal dari Alat Sederhana, Kini Bang Bebe Sukses menjadi Seorang Influencer dan Trainer

Posted on September 22, 2026September 22, 2026 by Hanunah Mumtaz

Muhammad Yayan Maulana

Sudutnalar.com, 22 September 2026

Sumber: Dokumentasi Pribadi Narasumber

PURWOKERTO β€” Berlian Thaeba Noevus atau yang akrab dipanggil “Bang Bebe” adalah seorang influencer dan juga pengusaha di bidang Akademi Komunikasi yang menyimpan banyak kisah inspiratif. Di balik kesuksesannya saat ini dalam membangun bisnis digital dan seorang trainner public speaking, tersimpan cerita perjuangan yang diwarnai oleh kegagalan, kerja keras hingga titik balik yang luar biasa.

Lahir di Bandung dan kini menetap di Purwokerto, Bang Bebe mengawali langkahnya dengan membuat konten dengan alat yang sederhana.

“Tahun 2020, saya konten dengan HP yang sederhana. Kalau kamu tahu, pakai HP Samsung J1, yang kalau dinyalain tuh kadang nge lag – nge lag” ucap Bang Bebe.

Pada saat membuat konten waktu kuliah, banyak orang yang tidak mendukung proses Bang Bebe, “Ketika saya bikin konten, ya banyaklah orang yang nyinyir, banyak orang yang bilangin, ah Bebe sok ngartis apa segala macem.”

Tidak hanya itu, Bang Bebe juga berjualan keliling menjajakan makanan menggunakan sepeda motor, mulai dari terminal, Alun-alun Purwokerto, hingga di Pasar Wage. Ia juga pernah mengalami kegagalan bisnis serta tertipu hingga ratusan juta rupiah yang membuatnya harus berjuang keras melunasi kewajiban kepada para membernya.

Meski dihantam berbagai tantangan berat, Bang Bebe tidak pernah menyerah. Berbekal dari proses dan pengalamannya, Ia sekarang telah mendirikan sebuah perusahaan di bidang Akademi Komunikasi. ​Berdirinya perusahaan tersebut dilatarbelakangi oleh pengamatannya terhadap berbagai masalah yang sering dialami pelajar dan mahasiswa, seperti kurangnya rasa percaya diri, tubuh yang gemetar saat berbicara di depan umum, hingga rasa bingung atau hilang fokus saat presentasi. Melihat adanya celah dan kebutuhan pasar, ia termotivasi untuk mencari solusi dari permasalahan itu.

“Karena otak saya adalah otak membaca peluang, otak entrepreneur. Ketika saya ada dapat peluang, ada problem di situ, ya saya cari solusinya. Makanya saya bikin produk, buka usaha, segala macem.” ungkapnya.

Prinsip hidup yang ia pegang saat ini lahir dari momen paling berkesan dalam perjalanan kariernya, yakni ketika ia melihat peserta pelatihannya mengalami perubahan dan hasil nyata setelah mengikuti bimbingannya. Dari pengalaman tersebut, ia menyadari bahwa ukuran kesuksesan seorang pengajar bukan pada diri sendiri, melainkan pada keberhasilan dalam menyelesaikan masalah orang lain.

“Yang tadinya dari nol jadi satu. Ada transformasi. Jadi bukan saya yang hebat, tapi pesertanya yang hebat,” ujar Bang Bebe. Prinsip inilah yang menuntunnya untuk selalu berfokus membantu mentransformasikan kehidupan orang lain melalui solusi yang ia berikan.

Sebuah momen titik balik yang ia hadapi adalah saat anaknya akan lahir. Saat itu, uang yang tersisa di rekening hanya puluhan ribu. Ia meminta tolong kepada Allah, dan sebuah keajaiban datang.

“Kemudian pada waktu itu saya lagi di rumah mertua, ditelepon sama seorang influencer ataupun digital marketer yang pada waktu itu saya sebagai pesertanya.” Ujar Bang Bebe.

“Ada proyek ini, yuk gas, gas, gas. Kita gas, kita kerjain proyeknya, dan alhamdulillah ketika pas anak saya lahir, ada uangnya.” Imbuhnya.

Kini, melalui perusahaan yang bernama PT Akademi Komunikasi Bangsa, ia terus berfokus menjual produk digital yaitu tools AI untuk pembuat PPT dan aktif menjadi trainer public speaking.

Menutup perbincangan, Bang Bebe memberikan pesan yang sangat memotivasi.

“Kita harus tahu dulu apa yang bisa kita lakukan dan apa yang tidak bisa kita lakukan yang di luar kendali kita. Apa yang bisa kita kendalikan, apapun yang tidak bisa kita kendalikan.” Ujar Bang Bebe.

Penulis : Muhammad Yayan Maulana

Editor : Fara Aulia Fadilah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme