
Purwokerto—Kementerian Sosial Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berhasil mengumpulkan 77 kantong darah dari 133 orang pendaftar dalam kegiatan Blood Donation & Health Screening 2 yang digelar pada 7–8 September 2026 di Pelataran Roedhiro, FEB Unsoed. Selain donor darah, kegiatan tersebut juga diikuti oleh 135 peserta yang mengikuti sesi skrining kesehatan gratis.
Kegiatan tersebut merupakan program kerja kedua dari Kementerian Sosial Masyarakat BEM FEB Unsoed Kabinet Eskalasi Cresora yang diselenggarakan atas kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi (HMJA), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Puskesmas Purwokerto Utara 2.
Dalam pelaksanaannya, para pendonor tampak berbaring bergantian di atas kasur lipat yang disusun berjajar di selasar gedung FEB. Petugas PMI memandu proses donor, mulai dari pendataan hingga pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter untuk memastikan kondisi setiap pendonor tetap stabil selama prosedur berlangsung. Sementara itu, sesi skrining kesehatan turut melibatkan petugas dari Puskesmas Purwokerto Utara 2 yang membuka meja pemeriksaan di lokasi terpisah.
Melalui keterangan resmi yang dipublikasikan di akun Instagram @bemfebunsoed, panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendonor dan peserta skrining kesehatan yang telah berpartisipasi. Panitia menegaskan bahwa setiap tetes darah yang disumbangkan berpotensi menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan.
KegiatanBlood Donation & Health Screening 2 menjadi salah satu wujud kepedulian sosial mahasiswa FEB Unsoed terhadap kebutuhan stok darah di lingkungan Purwokerto, sekaligus memberikan akses pemeriksaan kesehatan gratis bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus. Kegiatan yang melibatkan kolaborasi lintas lembaga tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin guna mendukung ketersediaan darah bagi pelayanan kesehatan masyarakat.
Penulis: Yon Hearify
Editor: Fadhilah Salma Labibah
