Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Begalan Banyumas Tetap Eksis di Tengah Perkembangan Zaman

Posted on September 16, 2026September 18, 2026 by zulfa izaz
Pertunjukan Begalan dalam rangkaian PKKMB FIB Unsoed
Β (Dok:Instagram@begalan.glogokseok)

BANYUMAS β€” Tradisi Begalan merupakan salah satu kesenian khas Banyumas yang hingga kini masih terus dilestarikan. Menurut pelaku seni Begalan, Bayu Ardiansyah, tradisi ini mulai disebarluaskan kepada masyarakat pada 1850. Seiring perkembangan zaman, Begalan tidak hanya ditampilkan dalam upacara pernikahan adat Banyumas, tetapi juga hadir dalam berbagai kegiatan, termasuk di lingkungan pendidikan.   

Salah satu pertunjukan Begalan ditampilkan oleh komunitas Glogok Seok dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman. Kehadiran Begalan di lingkungan kampus menjadi salah satu bentuk pengenalan kesenian tradisional kepada generasi muda.

Menurut pelaku seni Begalan, Bayu Ardiansyah, tradisi Begalan memiliki beberapa versi sejarah. Salah satu versi menyebutkan bahwa Begalan berkaitan dengan perjalanan Adipati Wirasaba yang mengalami peristiwa pembegalan di tengah perjalanan. Seiring perkembangan zaman, Begalan tidak lagi terbatas pada upacara pernikahan adat, pertunjukan Begalan juga digunakan dalam berbagai kegiatan, seperti acara pendidikan, peresmian gedung, dan pembukaan acara.

β€œBegalan sekarang tidak hanya untuk pernikahan. Sudah bisa digunakan dalam berbagai acara, seperti kegiatan pendidikan, peresmian gedung, maupun pembukaan acara,” ujar Bayu.

Dalam penyajiannya, Begalan terus mengalami penyesuaian agar dapat menarik perhatian generasi muda. Meski demikian, penyesuaian tersebut tetap dilakukan dengan mempertahankan pakem dan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Bayu mengatakan bahwa perkembangan zaman menjadi tantangan sekaligus peluang bagi keberlangsungan Begalan. Pengaruh budaya luar dan perkembangan media sosial dapat menyebabkan terjadinya percampuran budaya yang tidak selalu memperhatikan kearifan lokal.

Meski menghadapi tantangan tersebut, respons masyarakat terhadap pertunjukan Begalan, terutama dari kalangan generasi muda, dinilai cukup positif. Hal ini karena Begalan tidak hanya menghadirkan unsur hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral dan filosofi kehidupan.

Selain itu, pertunjukan Begalan juga mengedepankan nilai-nilai yang dapat diterima oleh berbagai kalangan serta menghindari unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Keberadaan Begalan di lingkungan kampus menunjukkan bahwa kesenian tradisional masih memiliki ruang di tengah perkembangan zaman. Melalui pertunjukan dan pengenalan kepada generasi muda, Begalan diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan budaya Banyumas. Dengan demikian, Begalan dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

Penulis :Yuliyastin Gebi Saputri

Editor   :Septia Berliana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme