
Foto : Dokumentasi Pribadi.
Purwokerto- Kehadiran caravan berwarna kuning mencolok menarik perhatian warga Purwokerto. Kendaraan tersebut merupakan sarana penjualan Bandung Cheesecuit, brand kue lapis cream cheese dan biskuit premium yang telah berdiri sejak 2017.
Aktivitas penjualan ini dibawa langsung oleh tim Cheesecuit dari Bandung ke Purwokerto, menyasar masyarakat kota yang penasaran dengan jajanan kekinian tersebut. Caravan kuning ini beroperasi setiap hari pukul 09.00–21.00 WIB, terhitung sejak kehadirannya hingga 18 September, berlokasi di depan Menara Teratai, Purwokerto.
Kehadirannya di kota ini bersifat terbatas, hanya sekitar satu bulan, sehingga menimbulkan kesan eksklusif bagi warga yang ingin mencicipi sebelum masa jualan berakhir. Pembeli dapat langsung datang ke kasir yang tersedia di dalam caravan, atau memilih cara yang lebih praktis dengan scan QR code untuk mendaftar sebagai member Cheesecuit Club, memilih menu dan waktu pengambilan, lalu membayar via QRIS tanpa perlu mengantre.
Cheesecuit menyediakan sejumlah varian dengan harga yang beragam. Cheesecuit ukuran reguler dibanderol Rp42.000 dengan pilihan rasa, antara lain Matcha, Tiramisu, Red Velvet, Double Cheese, Choco Crunchy, Lotus Biscoff, Blueberry, Strawberry, Black Crumble, Greentea, Mix Fruit, Durian, dan Choco Malt.
Sementara itu, tersedia Bogel Cheesecuit dalam ukuran mini dengan harga Rp18.000. Varian rasanya serupa dengan Cheesecuit reguler, tetapi disajikan dalam potongan yang lebih kecil.
Selain produk Cheesecuit, caravan tersebut juga menawarkan produk bakery berupa Brownies Bongsor Red Velvet dan Bongsor Brownies Longsor yang masing-masing dibanderol Rp60.000.
Mengusung tagline “Bukan Kue Artis, Tapi Ngangenin!”, kehadiran caravan kuning ini menjadi fenomena kuliner unik dan sementara yang berhasil mencuri perhatian masyarakat Purwokerto.
Editor : Lestiani Reza Anjarfari
