Penulis : Tsany Putri Hardiyanti
Editor : Azzah Egynara

Purwokerto — Batagor Kuah Bu Siti di Jalan Gunung Serandil, Purwokerto, Menjadi salah satu pilihan jajanan mahasiswa. Dengan harga Rp5.000 per porsi, Bu Siti menawarkan batagor dalam dua pilihan, yaitu batagor kuah dan batagor goreng. Usaha Tersebut telah dijalankan sejak 2014.
Bu Siti memutuskan untuk berjualan karena pada 2014 anak-anaknya masih kecil. Ia memilih berjualan karena waktu kerjanya lebih fleksibel sehingga tetap dapat mengurus anak sambil mencari penghasilan.
“Waktu tahun 2014 anak-anak masih kecil, jadi memilih berjualan supaya lebih fleksibel dan bisa sambil mengurus anak,” ujar Bu Siti.
Selama menjalankan usahanya, Bu Siti lebih sering melayani pelanggan dari kalangan mahasiswa. Dalam sehari, ia biasanya dapat menjual sekitar 40 hingga 50 porsi. Aktivitas pembelian mulai ramai pada sore hari hingga malam.
Dengan harga Rp5.000 per porsi, pelanggan dapat memilih batagor kuah maupun batagor goreng. Harga yang terjangkau membuat makanan tersebut menjadi salah satu pilihan jajanan bagi mahasiswa di sekitar Jalan Gunung Serandil.
Namun, banyaknya pelanggan yang berasal dari kalangan mahasiswa juga menjadi tantangan tersendiri bagi Bu Siti. Ketika mahasiswa memasuki masa libur, jumlah pembeli biasanya ikut berkurang. Kondisi tersebut membuat kegiatan berjualan juga ikut diliburkan.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Batagor Kuah Bu Siti tetap bertahan hingga sekarang. Usaha yang bermula dari kebutuhan untuk mendapatkan pekerjaan yang fleksibel ketika anak-anaknya masih kecil tersebut kini telah menjadi usaha kuliner yang melayani puluhan porsi setiap harinya, terutama bagi mahasiswa.
