Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Bangun Pukul 01.30, Mukhlisoh Bekerja di Dua Tempat demi Sekolah Putranya

Posted on Oktober 8, 2026Oktober 9, 2026 by calista aneen

sudutnalar.com, 8 Oktober 2026

Oleh : Zuha Alfi Zulaika

Mukhlisoh (Dok: Zuha Alfi Zulaika)

PURWOKERTO, SUDUT NALAR – Pukul 01.30 dini hari, ketika kebanyakan warga masih terlelap, Mukhlisoh (45) sudah terjaga. Ia menunaikan salat, lalu mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan menyiapkan bekal untuk anaknya yang bersekolah di SMK.

Mukhlisoh tinggal di Desa Silado, Kecamatan Sumbang. Menjelang pukul 05.00, perempuan yang bekerja sebagai pesuruh itu sudah berada di puskesmas pembantu. Ia menyapu dari halaman depan hingga ke dalam ruangan. Pukul 06.30, ia berpindah ke PAUD dan TK Silado. Kedua lembaga itu berada dalam satu kompleks dan tidak jauh dari puskesmas tersebut. Di sana, ia mengerjakan berbagai tugas untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah.

Mukhlisoh telah bekerja di PAUD dan TK selama tujuh tahun dan di puskesmas pembantu selama lima tahun. Di PAUD dan TK, tugasnya tidak berhenti pada urusan kebersihan. Ketika orang tua tidak dapat menunggui anaknya dan guru sedang mengajar, anak itu dititipkan kepada Mukhlisoh. Ia menjaganya hingga dijemput dan tidak pernah menolak. Dari pagi sampai pukul 14.00, ia bertahan di sana.

Menurut Mukhlisoh, bekerja di PAUD dan TK membantunya mengusir rasa sepi sepeninggal putrinya. Ia mengaku sangat menyayangi anak perempuan dan selalu senang bila dapat mengajak mereka bermain.

Mukhlisoh dikaruniai dua anak, laki-laki dan perempuan. Putrinya meninggal dunia pada usia tujuh tahun saat duduk di kelas 1 SD. Kemudian, ketika anak laki-lakinya duduk di kelas 4 SD, sang suami juga berpulang. Sejak itu, ia membesarkan putranya seorang diri.

Kini putranya duduk di bangku SMK jurusan Teknik Elektro dan bercita-cita mendalami dunia teknisi. Jarak dari rumah ke sekolah cukup jauh, dan ia menempuhnya dengan bersepeda. Semangatnya tidak surut. Mukhlisoh mengaku bangga karena putranya penurut dan bersemangat menjalani hidup.

Putranya dikenal pendiam, tetapi Mukhlisoh hafal tanda-tandanya. Ketika sang anak tiba-tiba marah dan memilih diam, ia tahu anaknya sedang merindukan bapaknya. Saat ditanya, anak itu semula mengaku tidak apa-apa, lalu membenarkan bahwa ia memang rindu. Ajakan berziarah ke makam ditolaknya.

“Ayo, bersama Ibu. Jika rindu Bapak, jangan marah dan jangan diam. Berterus terang saja,” ujar Mukhlisoh kepada putranya.

Mengenai penghasilan, Mukhlisoh mengakui upahnya terkadang tidak mencukupi kebutuhan keluarga. Upah dari PAUD dan TK ia terima setiap empat bulan, sedangkan dari puskesmas pembantu setiap tiga bulan. Namun, ia pandai mengaturnya. Upah dari PAUD dan TK dipakai untuk biaya sekolah putranya. Dari upah puskesmas, sebagian ditabung dan sisanya untuk makan. Lauknya sederhana, seperti tempe atau tahu, dan seikat sayur yang dimasak untuk dua hari. Meski begitu, selalu ada bagian untuk bekal putranya.

Di tengah keterbatasan itu, tidak ada keluh yang terucap. “Alhamdulillah, saya sudah mendapat pekerjaan, bisa menafkahi anak, dan bisa membiayai sekolahnya sampai sekarang,” ujarnya.

Saat letih, ia memilih mendekatkan diri kepada Tuhan. “Saya salat. Saya juga senang menunaikan salat tahajud,” ujarnya.

Harapannya tidak muluk. “Saya ingin rezeki dilancarkan agar bisa membesarkan anak dengan lancar,” ucapnya. Untuk putranya, ia berharap kelak menjadi orang sukses yang dapat membahagiakan orang tua.

Setiap pagi, sebelum berangkat ke sekolah, sang putra hanya mendapat pesan sederhana dari ibunya: berdoa dan berhati-hati di jalan. Pesan itu singkat, tetapi di baliknya ada seorang ibu yang telah terjaga sejak pukul 01.30 agar sepeda putranya terus melaju menuju sekolah.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme