sudutnalar.com, 29 September 2026

NEGARA BATIN, SUDUTNALAR – SMK N 1 Negara Batin berhasil meningkatkan akreditasi dari C menjadi A pada 19 Desember 2025. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses pembenahan yang dilakukan secara bertahap sejak 2019.
Menurut Wahyu Prasetyo, guru SMK N 1 Negara Batin, perubahan mulai terasa sejak Bambang Irawan, S.Pd.I., M.M. menjabat sebagai kepala sekolah pada 2019. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengubah visi sekolah menjadi “Disiplin, Berprestasi, dan Berakhlak Mulia”. “Dari situlah perubahannya mulai terasa,” kata Wahyu.
Dalam proses akreditasi pembenahan dilakukan dalam berbagai aspek, mulai dari pengelolaan sekolah, kualitas proses belajar mengajar, sarana dan prasarana, hingga peningkatan kompetensi guru, kinerja, dan tenaga kependidikan profesional. Administrasi dan dokumentasi program sekolah juga ditata untuk mendukung pelaksanaan kegiatan yang lebih terarah serta memastikan kesesuaiannya dengan kondisi nyata di sekolah. Upaya ini turut mendukung kesiapan lulusan untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia kerja, atau berwirausaha.
Sebelum penilaian akreditasi, pihak sekolah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh kebutuhan terpenuhi. Persiapan tersebut meliputi melengkapi dokumen administrasi, menyiapkan perangkat pembelajaran guru, serta membenahi sarana dan prasarana sekolah. Kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah juga diperhatikan agar kondisi sekolah tetap tertata. Selain itu, sekolah menyiapkan dokumentasi kegiatan dan memberikan arahan kepada guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik sebelum proses visitasi berlangsung. Seluruh data dan dokumen yang disiapkan juga disesuaikan dengan kondisi nyata di sekolah.
Visitasi menjadi bagian penting dalam proses akreditasi karena melalui tahapan ini kondisi sekolah dapat dilihat secara langsung. Penilaian tidak hanya dilakukan melalui dokumen, tetapi juga melihat pelaksanaan kegiatan dan proses pembelajaran di sekolah. Proses tersebut melibatkan tim asesor BAN-PDM bersama kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta orang tua atau wali. “Faktor utama keberhasilan SMKN 1 Negara Batin meningkatkan akreditasi dari C menjadi A adalah komitmen dan kerja sama seluruh warga sekolah,” ujarnya.
Visitasi diawali dengan pertemuan awal, dilanjutkan dengan telaah dan verifikasi dokumen, wawancara, observasi lingkungan serta proses pembelajaran, hingga pertemuan penutup.
“Seluruh proses bertujuan memastikan kesesuaian antara dokumen, pelaksanaan kegiatan, dan kondisi nyata di sekolah,” jelas Wahyu.
Setelah penilaian selesai, tim asesor memberikan apresiasi terhadap komitmen dan perkembangan sekolah sekaligus menyampaikan beberapa masukan untuk menjadi bahan evaluasi perbaikan secara berkelanjutan. Perkembangan sekolah juga terlihat dari meningkatnya jumlah lulusan yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, serta lulusan yang bekerja di dalam maupun luar negeri.
Target SMK N 1 Negara Batin setelah memperoleh akreditasi A adalah mempertahankan predikat tersebut sekaligus meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Sekolah juga terus mendorong peningkatan prestasi, kompetensi, karakter, dan kesiapan lulusan agar semakin mampu bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan.
Penulis: Valen Rostantina
Editor: Salsabilla Dewi Aulia
