Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Dari Restoran Mewah ke Gerobak Kaki Lima: Fenomena Dimsum yang Kini Merakyat di Indonesia

Posted on September 15, 2026September 15, 2026 by Ardita Nadine

Penulis: Rahmah Dya Hamidah
Editor: Niscita Nariswari Vedacetta

Sudutnalar, 14 September 2026

(Ragam varian dimsum yang populer di Indonesia. Sumber: Naila)

BANYUMAS β€” Awalnya disajikan sebagai hidangan eksklusif di restoran dan kedai yum cha
(minum teh dalam tradisi Tiongkok), kini dimsum telah menjadi salah satu jajanan favorit yang
menyebar sampai ke pelosok Indonesia. Kuliner dari Tiongkok ini tidak lagi sulit dijangkau
sebab mudah ditemui di lapak kaki lima dan gerobak pinggir jalan dengan harga yang
terjangkau.


Dimsum yang dulunya identik dengan acara makan keluarga di restoran bintang lima, sekarang
dipasarkan dengan lebih fleksibel. Adaptasi resep lokal, misalnya pemakaian daging ayam
halal serta saus sambal racikan khas Indonesia, menjadi faktor utama mengapa kudapan ini
begitu cepat diterima masyarakat, terutama di kalangan anak muda.


Maraknya kedai dimsum gerobakan di Indonesia bukan sekadar persoalan mengisi perut. Di
kalangan anak muda, kudapan kukus bertekstur lembut ini sering dijadikan senjata ampuh
untuk memulihkan semangat atau mood booster usai seharian beraktivitas. Perpaduan tekstur
daging yang gurih dengan siraman saus cabai yang pedas asam dinilai menghadirkan sensasi
kepuasan tersendiri.


Hal itu dirasakan langsung oleh Naila (19), seorang mahasiswa yang mengaku gemar
menyantap dimsum ketika stres melanda.

β€œKalau lagi sibuk, galau, pusing, stres, terus makan dimsum tuh moodnya langsung naik karena
rasanya yang enak jadi begitu makan makanan yang enak jadi lebih bahagia,” ujar Naila.


Banyaknya penjual dimsum di Indonesia juga berkaitan dengan hadirnya beragam varian yang
menarik minat konsumen. Varian yang paling sering ditemui adalah varian kukus. Di dalamnya
ada siomai yang menjadi primadona pasar lokal dengan olahan daging ayam atau udang
cincang berbalut kulit tipis dan taburan wortel di atasnya. Selain sajian kukus, varian dimsum
goreng juga punya tempat tersendiri di hati pencinta kuliner karena menawarkan tekstur renyah
yang menggoda. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah dimsum keju lumer, yakni
adonan daging ayam atau udang yang dibungkus kulit pangsit memanjang lalu digoreng kering
dengan isian potongan keju yang lumer ketika disajikan saat hangat.


Perkembangan kuliner di Indonesia mampu melahirkan inovasi dimsum kekinian yang
menyesuaikan selera pasar modern. Siomai kukus kini banyak dikreasikan menjadi dimsum
mentai dengan sapuan saus mentai gurih yang dibakar tipis hingga mengeluarkan aroma
smokey, sampai dimsum mozzarella yang diselimuti lelehan keju gurih yang melar saat
disajikan hangat.


Bukan hanya soal rasa, harga yang terjangkau menjadi salah satu faktor yang mendorong
berkembangnya bisnis dimsum. Jika di restoran satu porsi dimsum bisa dibanderol puluhan
ribu rupiah, para pedagang kaki lima mampu menyajikannya mulai dari harga Rp2.000 hingga
Rp3.000 per butir. Penyesuaian harga ini membuka akses luas bagi pelajar, mahasiswa, hingga
pekerja kantoran untuk menikmati dimsum sebagai camilan harian.


Cukup bermodal kukusan dan kemauan berdagang, bisnis dimsum pinggir jalan pun menyebar
di kawasan sekolah, kampus, hingga perkantoran. Kemajuan yang begitu cepat ini
menunjukkan bahwa dimsum telah sukses beradaptasi dengan cita rasa masyarakat Indonesia.
Dari makanan mewah kelas atas, dimsum sekarang resmi menjadi salah satu bagian dari aneka
street food populer yang memperkaya variasi kuliner Nusantara.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme