Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Paylater Digandrungi Gen Z, Berisiko Ganggu Kondisi Finansial

Posted on September 30, 2026September 30, 2026 by Zidan Diyaaul Haq
Tampilan promo dan fitur Paylater pada aplikasi e-commerce. (Dok. Zulfa Nur Auliya)

PURBALINGGA, SudutNalar – Fitur paylater pada aplikasi belanja daring semakin digandrungi generasi Z karena menawarkan kemudahan bertransaksi tanpa persyaratan yang rumit. Namun, kemudahan tersebut juga berpotensi mendorong perilaku belanja impulsif yang dapat mengganggu kondisi finansial generasi muda.

Fenomena ini salah satunya dipicu oleh rendahnya literasi keuangan. Banyak pengguna kesulitan membedakan kebutuhan dan keinginan sehingga terdorong berbelanja demi memenuhi gaya hidup. Jika tidak dikelola dengan baik, perilaku konsumtif dapat menguras pendapatan bulanan dan mengganggu kemampuan membayar kewajiban.

Tunggakan paylater juga berpotensi memengaruhi riwayat kredit dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kondisi tersebut dapat mempersulit akses terhadap layanan keuangan pada masa mendatang.

Selain berdampak secara finansial, pengguna yang gagal membayar utang paylater juga rentan mengalami tekanan psikologis dan sosial. Penumpukan tagihan serta penagihan utang dapat memicu rasa malu dan membuat seseorang menarik diri dari lingkungan sosial. Dalam kondisi tertentu, tekanan tersebut juga dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental, seperti depresi.

Guru Ekonomi, Henny Saraswati, mengatakan banyak pengguna belum menyadari adanya bunga dan biaya administrasi yang harus dibayarkan dalam penggunaan paylater.

“Paylater itu bukan barang gratis, tetapi hanya menunda waktu pembayarannya. Jangan membeli barang jika tidak sanggup membayarnya secara tunai,” ujar Henny.

Menurut dia, sekolah memiliki peran penting dalam memberikan edukasi keuangan kepada siswa. Pemahaman mengenai skala prioritas dan pengelolaan uang perlu ditanamkan sejak dini agar siswa dapat mengambil keputusan finansial secara bijak.

“Sekolah dapat bekerja sama dengan OJK atau Bank Indonesia untuk memberikan edukasi kepada para siswa agar bijak dalam menggunakan fitur paylater,” katanya.

Sementara itu, bagi masyarakat yang telanjur terlilit utang paylater, Henny mengimbau agar tidak menambah pinjaman baru. Utang sebaiknya didata dan diprioritaskan berdasarkan nominal serta jatuh temponya, kemudian dilunasi secara bertahap sesuai kemampuan.

Penulis: Zulfa Nur Auliya

Editor: Zidan Diyaaul Haq

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme