Skip to content
sudutnalar.com
Menu
  • Beranda
  • Tentang
  • Bahasa
  • Wisata
  • Tips
  • Budaya
  • Teknologi
  • Sosial
  • Politik
  • Sastra
  • Kuliner
  • Hiburan
  • Profile
  • Pendidikan
  • Feature
  • Ekonomi
  • Hukum
Menu

Awas Bahaya Debu Industri! Mengenal HVAS, Alat Pemantau Kualitas Udara

Posted on September 29, 2026 by Ardita Nadine

Sudutnalar, 26 September 2026

(High Volume Air Sampler atau HVAS yang digunakan untuk mengukur partikel debu di udara. Sumber: Yiesha Kayana)

BANYUMAS, SUDUTNALAR β€” Paparan debu dan campuran partikel kecil yang melayang di udara sering kali tidak disadari oleh masyarakat, padahal risikonya sangat nyata bagi kesehatan para pekerja industri yang menghirupnya seharian. Untuk mengantisipasi tingkat paparan berbahaya tersebut, pengambilan sampel udara ambien atau udara bebas menjadi langkah krusial. Dalam proses pengukuran konsentrasi debu total yang tersuspensi ini, para ahli mengandalkan alat khusus bernama High Volume Air Sampler atau HVAS.

Pengoperasian HVAS membutuhkan tingkat ketelitian yang sangat tinggi demi menjaga keakuratan data di lapangan. Tahapan awal pengujian dimulai dengan menyiapkan dua kertas saring (kertas filter), satu sebagai filter sampel dan satunya sebagai filter blanko pembanding yang dimasukkan ke dalam desikator untuk menjaga kelembapannya. Kertas filter ini kemudian ditimbang secara presisi menggunakan timbangan analitik. Petugas dilarang keras menyentuh kertas saring dengan tangan telanjang dan wajib menggunakan pinset serta menyimpannya dalam amplop khusus agar terhindar dari kontaminasi.

Saat tiba di lokasi pengujian, tempat kertas filter (filter holder) dipasang pada penyangga tripod, lalu kertas filter sampel dimasukkan ke dalamnya dengan posisi bagian kasar menghadap ke udara luar dan bagian halus menghadap ke dalam. Filter holder tersebut kemudian dihubungkan pada alat utama HVAS menggunakan kabel. Setelah alat dicolokkan ke sumber listrik dan tombol on dinyalakan, pompa vakum akan mulai bekerja menyedot udara dari luar. Petugas akan mencatat laju debit aliran pada flowmeter serta mengaktifkan pencatat waktu (timer) guna menghitung total volume udara yang terhisap secara akurat. Selain mesin utama, pengujian di lapangan juga didukung oleh alat pendukung seperti hygrometer untuk memantau kelembapan udara di sekitar lokasi.

Setelah masa penyampelan selesai dan alat dimatikan, kertas filter diambil kembali menggunakan pinset, dimasukkan ke dalam amplop, lalu dibawa ke laboratorium untuk ditimbang dan dibandingkan dengan kertas blanko. Perhitungan rumus konsentrasi debu ini kerap menjadi tantangan tersendiri, namun hasilnya sangat krusial untuk menentukan tingkat kebersihan udara.

Mengingat kertas filter bekas telah menyerap berbagai jenis debu berbahaya, media sekali pakai ini dikategorikan sebagai Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun). Oleh karena itu, pengolahannya tidak boleh sembarangan dan wajib dimusnahkan menggunakan insinerator khusus limbah B3 yang dilengkapi Air Pollution Control System guna menyaring gas buang sebelum dilepas ke atmosfer. Untuk menjaga performa pengukuran tetap presisi, seluruh komponen HVAS mulai dari pompa vakum hingga flowmeter harus dirawat dengan hati-hati serta menjalani kalibrasi berkala di laboratorium khusus yang terakreditasi.

Menurut Yiesha, mahasiswa jurusan Kesehatan Lingkungan, alat HVAS sangat berguna dalam menunjang kebersihan dan kesehatan lingkungan, khususnya dalam melindungi pekerja industri.

β€œAlat HVAS memiliki peran penting dalam perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal atau beraktivitas di sekitar kawasan industri yang sering terpapar debu di lapangan,” ujarnya.

Dengan demikian, penggunaan High Volume Air Sampler (HVAS) bukan sekadar prosedur teknis pengujian laboratorium, melainkan garda terdepan dalam melindungi kesehatan pekerja dan masyarakat dari bahaya polusi debu industri. Mengingat peran vital dan kerumitan pengoperasiannya mulai dari proses penimbangan, tantangan perhitungan rumus, hingga risiko pembuangan limbah B3, pengelolaan alat ini menuntut kedisiplinan serta kompetensi tinggi dari para petugas di lapangan. Lewat pemantauan udara ini, HVAS menjadi “detektor dini” yang memastikan bahwa polusi debu dari pabrik tidak melebihi ambang batas berbahaya yang dapat memicu gangguan pernapasan. Keberadaan dan keakuratan alat HVAS memberikan kepastian hak atas udara bersih dan lingkungan yang sehat.

(Desikator kaca untuk menjaga kelembapan kertas saring. Sumber: Google)

(Kertas saring dimasukkan ke dalam timbangan analitik untuk diukur partikel debu yang terserap. Sumber: Yiesha Kayana)

Penulis: Rahmah Dya Hamidah

Editor: Niscita Nariswari Vedacetta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Berita Terbaru

  • Dulu Semalam Suntuk, Kini Sekadar Pembuka Acara: Cerita Lengger dari Rumah Lengger Banyumas
    By bagus aji
    Oktober 9, 2026
    Lukisan penari lengger dan seperangkat calung di sudut […]
  • Gemblong Ocar-Acir di Tengah Perubahan Selera Generasi Muda
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Penulis: Erdi Aqil Fauzan | Keterangan: Feature, […]
  • Ketika Krama Inggil Perlahan Kehilangan Suara di Patikraja
    By Erdi Aqil Fauzan
    Oktober 8, 2026
    Oleh: Farah Nasywa Nurrahma | Narasumber: Mareta & […]

Pendidikan

  • SMA Muhammadiyah Sokaraja Benahi Manajemen untuk Pulihkan Kepercayaan Masyarakat
    By shafrifa aulia
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Keterbatasan Perpustakaan Tak Padamkan Semangat Membaca, Pojok Literasi Jadi Solusi bagi Murid UPTD SDN 3 Kedungdawa
    By calista aneen
    Pendidikan
    September 29, 2026
  • Kopi dan Laptop: Cerita Mahasiswa Unsoed Menghadapi Tenggat Tugas Tengah Semester
    By athaya qila
    Pendidikan
    September 29, 2026

Bahasa

  • Mengenal Dunia Inklusif Melalui Kelas Bahasa Isyarat Himpunan Mahasiswa KIP-K Unsoed
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Terbaru
    September 21, 2026
  • Usung Tema “Citta Karya”, Seminar Kepenulisan 2026 Hadirkan Luluk HF, Penulis “Mariposa”
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Berlangsung 14–16 September
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Hiburan, Pendidikan, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Resmi Dibuka, Wabup Dorong Budaya Baca Masyarakat
    By akt 24
    Bahasa Bahasa, Sastra
    September 21, 2026
  • Festival Literasi Banyumas 2026 Hadirkan Beragam Stan Literasi
    By kelaas d
    Bahasa Bahasa, Pendidikan
    September 21, 2026

Kuliner

  • Segelas Dawet Ayu, Rezeki yang Tak Tertukar
    By Hanunah Mumtaz
    Feature, Kuliner, Sosial
    Oktober 8, 2026
  • Makaroni Tasik Mang Dadang, Kuliner Pedas Hits di Purwokerto
    By Hanunah Mumtaz
    Kuliner
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Wisata

  • Riak Sang Penyu, Potret Kehidupan di Kawasan Konservasi
    By kelasB
    Pendidikan, Wisata
    September 21, 2026
  • Sabtu Malam, Kawasan Malioboro Dipenuhi Wisatawan
    By akt 24
    Wisata
    September 21, 2026
  • Memadukan Kopi dan Literasi di Bawah Keteduhan Hutan Pinus Ajibarang
    By kelaas d
    Kuliner, Wisata
    September 21, 2026

Sudut Nalar

Media pemberitaan mahasiswa
Hasil praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman

Tautan

Tentang Kami
Susunan Redaksi
Pedoman Media Siber
Kirim Tulisan
Arsip Berita.

Tentang

Diterbitkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jenderal Soedirman, sebagai bagian dari praktik Mata Kuliah Dasar-dasar Jurnalistik.

Dosen Pengampu : Dr. Memet Sudaryanto, M.Pd.

©2026 sudutnalar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme